Takwa dan Disiplin, Dua Pilar yang Diajarkan Ramadan

- Editorial Team

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Oleh Abdul Rokhim Ashari

GIRIMU.COM — Ramadan selalu datang dengan suasana yang berbeda. Fajar terasa lebih sunyi. Azan Maghrib terdengar lebih dinanti. Masjid kembali penuh oleh langkah-langkah yang biasanya jarang terlihat di bulan lain. Tetapi di balik semua itu, Ramadan bukan sekadar perubahan jadwal makan. Ia adalah perubahan irama hidup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah hadis sahih, Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ، فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
(HR. Bukhari dan Muslim)
“Apabila bulan Ramadan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”

Pesan itu seakan-akan langit memberikan ruang lebih luas bagi manusia untuk memperbaiki diri. Godaan diperingan. Kesempatan berbuat baik diperbanyak. Tinggal satu yang diuji: kemauan!

Puasa menjadi inti dari semuanya. Ia adalah rukun Islam, fondasi yang menopang bangunan iman. Namun berbeda dari ibadah lain, puasa berlangsung dalam senyap. Tidak ada yang benar-benar tahu apakah seseorang menahan diri atau tidak, kecuali Allah. Karena itu, dalam hadis qudsi disebutkan:
الصَّوْمُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
(HR. Bukhari dan Muslim)
“Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

Baca Juga :  Surat Terpendek untuk Luka Terlebar: Menggapai Telaga Surga di Balik Sebuah Kehilangan

Di situlah puasa mengajarkan kejujuran. Ia melatih kita kuat dalam kesendirian.

Tujuan akhirnya jelas: la’allakum tattaqun, agar menjadi bertakwa. Takwa bukan hanya rasa takut, tetapi kesadaran yang hidup. Kesadaran, bahwa setiap kata, setiap pilihan, ada nilainya di hadapan Allah. Rasulullah ﷺ mengingatkan:
لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشُّرْبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ
(HR. Ibnu Hibban)
“Puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi menahan diri dari perkataan sia-sia dan perbuatan buruk.”

Di sini Ramadan melatih disiplin. Disiplin waktu saat sahur dan berbuka. Disiplin lisan agar tidak melukai. Disiplin emosi agar tidak mudah meledak. Kita menahan yang halal pada waktunya; mestinya kita lebih mampu meninggalkan yang haram selamanya.

Baca Juga :  Manis Baik Program Kolaborasi MIM 1 Ujungpangkah Dengan Ikwam

Ramadhan juga membawa kabar yang menenangkan. Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(HR. Bukhari dan Muslim)
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Ada harapan di sana. Ada kesempatan untuk memulai kembali untuk menjadi lebih baik untuk meraih derajat takwa.

Pada akhirnya, Ramadan adalah madrasah singkat yang intens. Ia tidak hanya mengubah jam makan, tetapi menguji karakter. Ia mengajarkan, bahwa kita sebenarnya mampu: mampu sabar, mampu jujur, juga mampu tertib.

Pertanyaannya sederhana: setelah Ramadan berlalu, apakah takwa dan disiplin itu ikut pergi, atau justru tinggal dan tumbuh pesat? Di situlah makna sesungguhnya diuji. (*)

*) Abdul Rokhim Ashari, Guru SD Muhammadiyah 1 Kebomas, Gresik, Jawa Timur.


Post Views: 4

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ryamizard Ryacudu Wafat, Haedar Nashir Berduka
Air Mata Perpisahan, Janji Tak Ada Mantan Guru: MTs Muhammadiyah 7 Pantenan Lepas Angkatan 2025/2026
Daun Jati Pengganti Plastik: Idul Adha ‘Hijau’ Muhammadiyah Dan Aisyiyah Mojopetung Memikat Warga
Sabar Menanti, Panitia Kurban Masjid Al Iman Qonaah Mojosarirejo Gresik Sambut Kehadiran Hewan Qurban hingga Malam
Iduladha di SMK Muhammadiyah 5 Gresik: Meneguhkan Iman, Menguatkan Pengorbanan, dan Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Spemdalas Peduli, Salurkan 2 Sapi Kurban kei Mengare
Luar Biasa, Siswa SDMM Muhammad Rafa Raih Nilai 100 TKA 2026
Elus Sapi Kurban, Siswa KB Aisyiyah 49 Griya Kencana Ini Ikut Rayakan Iduladha 1447 H
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 03:27 WIB

Ryamizard Ryacudu Wafat, Haedar Nashir Berduka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:23 WIB

Air Mata Perpisahan, Janji Tak Ada Mantan Guru: MTs Muhammadiyah 7 Pantenan Lepas Angkatan 2025/2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:21 WIB

Sabar Menanti, Panitia Kurban Masjid Al Iman Qonaah Mojosarirejo Gresik Sambut Kehadiran Hewan Qurban hingga Malam

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:20 WIB

Iduladha di SMK Muhammadiyah 5 Gresik: Meneguhkan Iman, Menguatkan Pengorbanan, dan Menumbuhkan Kepedulian Sosial

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:19 WIB

Spemdalas Peduli, Salurkan 2 Sapi Kurban kei Mengare

Berita Terbaru

10 pejabat Pemkab Gresik Terkaya

PEMERINTAHAN

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Senin, 1 Jun 2026 - 12:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ryamizard Ryacudu Wafat, Haedar Nashir Berduka

Senin, 1 Jun 2026 - 03:27 WIB

PEMERINTAHAN

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

komunitas

KWGe Bagikan Daging Kurban ke Warga Gresik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:01 WIB