Uang Ngopi Ditafsir Bonus Prestasi

Beredar berita tidak sedap yang menyebut Atlet Peraih Medali Emas Asal Bawean Hanya hanya dikasih Bonus Rp 250 Ribu oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik

Sekretaris Umum KONI Kabupaten Gresik, Imam Junaidi Kusumo mengatakan uang sebesar Rp 250 ribu merupakan pemberian pribadi dari pengurus KONI yang mengantar atlet bernama Farid sampai di kampungnya.

Sebelum menyeberang, Koordinator Iitbang KONI Gresik Dandik Suwandi menemani Farid beserta keluarganya.

Tidak ada istilah susah dapat tiket. Tiket sudah didapat bersama istri, anaknya dan ayahnya. Sebelum masuk ke kapal, disambut Kapolsek Kawasan Pelabuhan, malah hanya mobil pengantaran Atlet sepak takraw yang diperbolehkan menurunkan penumpang tepat didepan pintu masuk pelabuhan.

Pengurus koordinator Bidang Prestasi KONI Gresik Gunadi menemani Farid (25) peraih medali emas nomor double Sepak Takraw Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di kapal Bahari Express menuju Pulau Bawean bersama rombongan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Turun dari kapal, Farid disambut Kecamatan Sangkapura dan tim sepak takraw Bawean.

Rombongan langsung menuju Desa Gelam, Kecamatan Tambak. Tidak ada sikap menelantarkan, pengurus koordinator Bidang Prestasi KONI Gresik Gunadi ikut memotong tumpeng di lapangan sepak takraw yang diresmikan beberapa waktu lalu oleh Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, Ketua Umum KONI Gresik, dr Anis Ambiyo Putri dan Kadispora saat itu Nuri Mardiana di Desa Gelam, Kecamatan Tambak.

Di kesempatan itu, Koordinator Bidang Litbang KONI memberikan uang kepada Farid untuk makan dan kopi.

“Tidak ada mentelantarkan. Uang tersebut untuk makan dan ngopi-ngopi bersama anak istri selama di Gresik. Itu bukan bonus,” tegas Junaid.

Terkait bonus atlet asal Gresik yang meraih prestasi, sudah disiapkan. Nominalnya beragam, baik peraih medali kelompok beregu maupun pribadi. Peraih medali emas, perak dan perunggu di ajang PON XX Papua bonusnya berbeda.

Penyerahan bonus sedang menunggu jadwal. Para atlet akan dikumpulkan dan diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Di PON XX Papua, Jawa Timur finish di peringkat ketiga dengan 110 medali emas, 89 perak, dan 87 perunggu. Dari capaian medali itu, sebanyak 31 medali disumbang atlet dari Gresik. Perinciannya, 13 medali emas, 11 perak, dan 7 perunggu.

“Nanti dikumpulkan semua atlet, bonus atau reward akan diserahkan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,” terangnya.

About Editor02

Check Also

Pol PP Gresik Garang Di Warkop Melempem di D’Lagoon, Ada Apa ?

Satpol PP kabupaten Gresik menjadi perbincangan di kalangan pemilik warung kopi, mereka menganggap bahwa satuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *