Ke Jakarta Aksi 212 Urunan 500ribuan

- Editorial Team

Rabu, 30 November 2016 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juanto : Komandan Komando Kewaspadaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kab Gresik (Eko/kabargresik.com)

Juanto : Komandan Komando Kewaspadaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kab Gresik (Eko/kabargresik.com)

Juanto : Komandan Komando Kewaspadaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kab Gresik (Eko/kabargresik.com)
Juanto : Komandan Komando Kewaspadaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kab Gresik (Eko/kabargresik.com)

Kabargresik.com – Meski Basuki Tjahja Purnama (Ahok) telah di tetapkan sebagai tersangka, tak membuat diri seorang Juanto merasa puas akan proses hukum yang telah berjalan. Dirinya mengaku  masih ada ketimpangan proses hukum atas perkara penistaan agama oleh gubernur non aktif Jakarta tersebut.

Juanto yang juga Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kabupaten Gresik menyatakan bahwa kasus serupa juga pernah menimpa Rusgiani, Ibu Rumah tangga di Bali yang hanya mengatakan bahwa Canang Sari (sesembahan umat Hindu) itu ” Kotor dan Menjijikkan” , lantas hal itu membuat dirinya dijatuhi hukuman 14 bulan penjara” Ujar Juanto kepada reporter kabargresik.com Rabu (30/11).

” Kalau Rusgiani saja di penjara 14 bulan karena menghina sesembahan umat hindu, tapi kenapa Ahok yang jelas-jelas telah menistakan kitab umat Islam masih dibiarkan berseliweran oleh Kepolisian. ini ada yang tidak beres, saya merasa Hukum masih tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.” tegasnya dengan berapi-api. Saat di konfirmasi dirinya juga mengkomandoi rombongan dari Gresik yang akan berangkat  sebanyak 60 Orang dengan satu Armada bus.

Dihubungi di tempat terpisah Safiq Abdillah yang juga ikut berangkat mengatakan bahwa tidak ada pendanaan khusus dari individu atau donatur guna pemberangkatan. Ia mengaku bahwa masing-masing peserta ber-infaq sebesar Rp 500.000 untuk berangkat ke Jakarta.” Yang jelas niatan saya untuk menuntut sejauh mana proses hukum itu ditegakkan. Jangan mentang-mentang pejabat Negera kemudian ada perbedaan hukum. Bukankah Hukum berlaku sama kepada setiap orang, tidak ada keistimewaan” terang Safiq kepada awak media.

Baca Juga :  Gresik Masuk Nominasi Satya Lencana Wira Karya KB

Selain Kokam dari Muhammadiyah, beberapa santri Pondok Pesantren Hidayatullah juga berangkat  untuk aksi damai 212 di Jakarta tersebut.

Di akhir, Juanto memohon Do’a kepada seluruh elemen warga di Kabupaten Gresik agar keberangkatannya dengan rekan-rekannya di berikan keselamatan sampai kembali pulang ke Kabupaten Gresik.

Setibanya di Jakarta Rombongan Kokam Gresik akan bergabung dengan Kokam dari beberapa daerah yang akan mengamankan jalannya aksi damai tersebut. (eko/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB