100 PNS ikuti Sertifikasi Pengadaan barang

- Editorial Team

Senin, 1 April 2013 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik Saputro membuka Bimbingan Teknis dan Ujian sertifikasi Pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Gresik di ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Senin (1/4).

Dalam penjelasannya Saputro mengatakan, dulu awal-awal kegiatan ini dilaksanakan. Dari 100 orang peserta hanya meluluskan beberapa orang saja. Pada tahun 2011 sudah ada peningkatan yaitu dari 100 orang peserta yang lulus 12 orang. Peningkatan kelulusan terjadi pada tahun 2012 lalu. Dari 100 orang peserta prosentase kelulusannya mencapai 53 orang berarti lulus 53 prosen. “Semoga peserta kali ini bisa lulus lebih banyak, kalau bisa 100 prosen” katanya memberi semangat. 

Ternyata, ketidaklulusan peserta Bimbingan Teknis dan Ujian sertifikasi Pengadaan barang dan jasa Pemerintah ini bukan ketidakmampuan yang bersangkutan. Tapi beberapa diantaranya memang disengaja tidak ada keinginan lulus. Mereka para peserta ini sepertinya kurang berminat untuk menjadi pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Sinyalir ini disampaikan Saputro setelah melihat lembar jawaban ujian. “Mereka mengisi dengan jawaban asal-asalan, agar tidak lulus. Hal ini sangat kami sayangkan” katanya.  

Saputro berharap, agar peserta yang sekarang ini bisa lebih serius. Karena jabatan sebagai pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah sangat dibutuhkan. “Padahal dengan sertifikat yang dimiliki itu. Pasti akan bermanfaat dan tentunya nanti akan ada semacam reward yang disesuaikan dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku”, tambahnya.

Baca Juga :  TOL SUMO Terkendala Lahan Di Gresik

Hal senada disampaikan juga oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur, Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Henggar Sulistianto, SH, MH. Katanya, sertifikat barang dan jasa ini sangat dibutuhkan. Bahkan pihaknya tengah merancang dan mengusulkan kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara agar Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah bisa mendapatkan honorarium dan tunjangan yang pantas.

“Dibeberapa Kabupaten kota, banyak PNS yang berharap bisa mengikuti dan mendapatkan sertifikat ini. Bahkan PNS yang ada di kelurahan berharap untuk bisa lulus ujian sertifikasi ini. Karena sertifikat ini berstatus sertifikat Nasional” kata Henggar menyemangati peserta. (Tik). 

Editor: zumrotus S

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Koruptor Buta Terong – Girimu

Kamis, 4 Jun 2026 - 21:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:38 WIB

Muhammadiyah Gresik

Di Antara Detik yang Tak Pernah Berhenti

Kamis, 4 Jun 2026 - 03:37 WIB

Muhammadiyah Gresik

32 Siswa MIISMO Raih Medali IKMC 2026

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:35 WIB

Advertorial

DPRD Gresik Dukung Penguatan Anggaran JPD Rusak

Selasa, 2 Jun 2026 - 17:29 WIB