Gresik Kembali Dapat Swasti Saba Wiwerda

- Editorial Team

Selasa, 28 November 2017 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali meraih penghargaan dibidang Kesehatan. Setelah tahun 2015 lalu, untuk kedua kalinya Pemerintah pusat mengapresiasi Program Gresik Kabupaten Sehat (GKS) dengan sebuah penghargaan Nasional yaitu Swasti Saba Wiwerda. 
 
Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menerima penghargaan tersebut dari Menteri Kesehatan Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F.Moeloek SpM (K) di Ruang Shasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri Jalan Merdeka Utara 7 Jakarta Pusat pada Selasa (28/11/2017).
 
Melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Suyono, Bupati Sambari menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang selama ini telah mendukung program Gresik Kabupaten Sehat. Menurut Sambari Penghargaan ini berkat partisipasi seluruh komponen pemerintah dan masyarakat Gresik.
 
“Penghargaan ini bukan segalanya, tapi bagi kami adalah implementasi dari empat indicator penilaian Gresik Kabupaten Sehat ini bisa diimplementasikan kepada seluruh kehidupan masyarakat di Gresik” katanya usai menerima penghargaan tersebut dari Menteri Kesehatan RI.
 
Masih menurut Bupati, diterimanya penghargaan Swasti Saba Wiwerda ini karena ada empat tatanan indikator penilaian yang sudah berhasil dilaksanakan oleh Pemkab Gresik yaitu Ketahanan Pangan dan Gizi, Kehidupan Masyarakat Sehat Yang Mandiri, Kawasan Pariwisata Sehat serta Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum.
 
Kepala Bagian Humas Suyono menjelaskan, 4 tatanan yang disampaikan Bupati Sambari ini merupakan tatanan yang harus dicapai oleh Pemerintah Kabupaten dari 9 tatanan seluruhnya untuk meraih sebagai Gresik Kabupaten Sehat Peraih swasti saba wiwerda.
 
Gresik Kabupaten Sehat yang memuat 4 tatatan mencakup kawasan pada 121 Desa dan 13 Kelurahan di 12 Kecamatan meliputi kecamatan Gresik, Kebomas, Manyar, Balongpanggang, Driyorejo, Wringinanom, Sidayu, Panceng, Ujungpangkah, Benjeng, Cerme dan Dukun.
 
Menurut Suyono, pencapaian suksesnya Program GKS didukung dengan terbentuknya Kelompok kerja sanitasi dari Organisasi perangkat daerah , Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) dan masyarakat dalam menyusun strategi. Misalnya kegiatan penanggulangan narkoba dengan BNK, Gressik berhias dengan Dinas Lingkungan Hidup, UKS dengan Dinas Pendidikan dan PKK dan lain-lain.
 
“UKS di Gresik sudah mencapai serratus persen. Sesuai data terakhir, Gresik memiliki Usia harapan hidup 72,02 tahun. Usia harapan hidup tersebut lebih tinggi dari usia harapan hidup Provinsi Jawa Timur yang hanya 71 tahun dan Usia harapan hidup secara Nasional yang mencapai 70.1 tahun” ungkap Suyono. (ADV/tik)

Baca Juga :  Kasus Korupsi Koperasi DW Diungkit Lagi
Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB