Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

- Editorial Team

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan arah baru pembangunan kesehatan. Dalam Forum Kolaborasi dan Dialog Publik yang digelar Dinas Kesehatan Gresik bersama Komunitas Wartawan Gresik (KWG) di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jumat, 5 Desember 2025, Bupati Fandi Akhmad Yani memaparkan strategi kesehatan yang menekankan pencegahan ketimbang pengobatan.

Pria yang akrab disapa Gus Yani itu menyebut paradigma kesehatan harus bergeser menuju layanan preventif yang mudah diakses masyarakat. “Kami terus mendorong masyarakat di kelurahan dan desa untuk rutin melakukan cek up kesehatan gratis di Puskesmas,” ujarnya, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Gresik Mukhibatul Khusnah.

Ia menegaskan layanan pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol tidak dipungut biaya. Menurutnya, banyak warga enggan memeriksakan diri karena kurang informasi. “Konsepnya adalah pencegahan. Seringkali masyarakat bingung, takut mengecek kesehatan karena khawatir bayar, padahal ini gratis. Harus ada edukasi dari Puskesmas,” ucapnya.

Dalam penguatan infrastruktur, hingga 2025 sebanyak 29 dari 32 Puskesmas telah memiliki fasilitas rawat inap. Tiga Puskesmas yang belum memenuhi standar diarahkan pindah lokasi agar layanan bisa merata. Optimalisasi Puskesmas Pembantu (Pustu) juga digenjot, termasuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

Gus Yani menyinggung tantangan di daerah industri seperti Gresik, terutama terkait hak kesehatan karyawan. Ia memberi instruksi tegas agar Puskesmas tetap melayani pekerja yang sakit meski perusahaan tidak membayar iuran BPJS. “Kalau ada karyawan yang sakit tiba-tiba di pabrik terus dibawa ke Puskesmas, maka tetap harus dilayani,” tuturnya.

Untuk mencegah pelanggaran, Pemkab membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Ketenagakerjaan. “Tujuannya untuk memantau bila ditemukan pelanggaran iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh pabrik,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Sangat Berharap Taman Teknologi Pertanian Bisa Jadi Andalan

Program preventif ini mendapat dukungan dari Kejaksaan Negeri Gresik. Kepala Seksi Intelijen, Raden Achmad Nur Rizky, menegaskan pentingnya kepatuhan perusahaan. “Perusahaan wajib membayar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan karyawan meski sudah dipecat. Jika itu tidak terjadi, maka kami akan menindaklanjuti,” katanya.

Apresiasi serupa datang dari Polres Gresik. Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Andreas Dwi Anggoro, menilai kolaborasi lintas instansi berjalan efektif. “Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang sudah terbangun. Mudah-mudahan pelayanan baik ini bisa terus terjalin,” ujarnya.

Dialog publik ini menguatkan visi Gresik sebagai daerah dengan layanan kesehatan terjangkau, preventif, dan berpihak pada hak-hak pekerja, ditopang infrastruktur yang kian membaik.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Senin, 16 Maret 2026 - 00:54 WIB

3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Inilah Cerpen Azza Alzena yang Mengukir Prestasi Nasional

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB