Hantu Corona Di Tanah Haram

- Editorial Team

Kamis, 27 Februari 2020 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Dunia Islam dikejutkan dengan kebijakan Arab saudi terkait penangguhan kedatangan umrah dari semua negara, untuk mengantisipasi virus corona, tak terkecuali Indonesia.

Industri tavel Umroh dunia terpukul. sejumlah biro perjalanan umroh di Indoensia juga harus menenangkah calon jamaahnya atas kebijakan pemerintah Arab saudi tersebut.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan penyetopan umrah diambil atas rekomendasi Kementerian Kesehatan untuk mengantisipasi virus corona. Mereka memastikan larangan tidak bersifat permanen. Kebijakan bakal terus dievaluasi ke depannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini berlaku untuk semua negara tak hanya Indonesia. Selain menghentikan kedatangan jemaah umrah dari semua negara, Arab Saudi juga menangguhkan kedatangan orang-orang dengan visa turis dari negara-negara dengan risiko penyebaran virus corona.

Menurut Kemendagri Arab Saudi, negara-negara tersebut adalah China, Iran, Italia, Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afghanistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, dan Vietnam atau negara lain yang akan menunjukkan lebih banyak peningkatan kasus virus corona.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, mengatakan penangguhan umrah itu juga berlaku bagi calon jemaah yang sudah mendapat visa.

Baca Juga :  Mahasiswa Gresik Harus Jadi Boster Penanganan Covid-19

“Enggak (bisa umrah), jadi sementara ditangguhkan (meski udah keluar visanya),” jelas Muhadjir, menjawab pertanyaan apakah calon jemaah umrah yang sudah memiliki visa masih bisa berangkat ke Arab Saudi.
Pernyataan Muhadjir disampaikan usai memimpin rapat soal evakuasi WNI di kapal pesiar Diamond Princess di kantornya, Jakarta, Kamis (27/2) seperti dikutip dari laman kumparan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat untuk pertama kalinya pertambahan kasus positif COVID-19 secara global di berbagai negara melampaui pertambahan kasus baru virus tersebut di negara China.

Berdasarkan laporan situasi harian terkait COVID-19 per tanggal 25 Februari 2020 yang dikutip dari laman resmi WHO di Jakarta yang dilansir Antara, Kamis (27/2/2020), kasus terkonfirmasi secara global sebanyak 81.109 dengan penambahan 871 kasus baru, dengan rincian 459 kasus baru terjadi di 37 negara di luar China dan 412 kasus bertambah di China.

WHO mencatat, pertambahan kasus di luar China lebih banyak dibandingkan Negeri Tirai Bambu itu yang merupakan episentrum pertama virus sejak kemunculan kasus pertama pada 8 Desember 2019.

Baca Juga :  Tergerak Surat Al Ma'un Pemuda Muhamadiyah Manyar Sambangi Bakri

Empat negara baru yang melaporkan kasus COVID-19 adalah Algeria, Kroasia, Austria, dan Swiss. Algeria merupakan negara dari kawasan Afrika pertama yang mencatatkan kasus positif virus corona jenis baru COVID-19.

Sementara itu perbincangan di internet terkait virus Corona di Indonesia melonjak pesat dalam 7 hari terakhir. Dalam analisa Google (27/2/2020) yang menduduki peringkat pertama warganet di Bali kemudian kepulauan Riau, Jakarta, Banten kemudian Yogyakarta.

Update Data Virus Corona

  • Arab Saudi menghentikan para peziarah memasuki negara itu
  • Tidak jelas apakah ziarah haji, yang dimulai pada bulan Juli tahun ini, akan terpengaruh.
  • Turis non-religius dari negara-negara yang terkena virus juga dilarang masuk ke negara itu.
  • Italia sekarang memiliki 400 kasus – lonjakan 25% dalam sehari.
  • Beberapa negara Eropa telah mengumumkan kasus baru, ditelusuri ke Italia.
  • Secara global, lebih dari 80.000 orang di lebih dari 40 negara telah terinfeksi.
  • Kasus dan kematian juga meningkat di Cina, meskipun terutama di Hubei.
  • Australia memperpanjang larangan pengunjung asing dari daratan Tiongkok.

(tim)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Seluruh Sampel Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Ancaman TBC Gresik: 2.740 Kasus Baru, Mayoritas Usia 30+
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 16:57 WIB

DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB