Menu

Mode Gelap
Tragedi Kanjuruhan Duka Ponpes Mambaul Ihsan Anak Bayuurip Juga Korban Tragedi Kanjuruhan Nelayan Campurejo Meradang BBM Untuk Nelayan Selalu Kosong Gresik Futsal Championship 2022 Akhirnya Digelar Eko Budi Leksono Rektor UMG Meninggal

KESEHATAN · 21 Feb 2021 23:58 WIB ·

Tergerak Surat Al Ma’un Pemuda Muhamadiyah Manyar Sambangi Bakri


 Tergerak Surat Al Ma’un Pemuda Muhamadiyah Manyar Sambangi Bakri Perbesar

Hidup memang perjuangan, itulah yang dialami pasangan Bakri dan Insana warga desa Suci RW 04 RT 02 Manyar Gresik

Bakri memiliki fisik kurang sempurna, dan tinggal di kontrakan berukuran 3X5 meter, dengan biaya Rp 600 ribu per bulan. Ironinya, si perempuan yang telah dikaruniai 2 anak ini badannya mati separuh (lumpuh) setelah melahirkan anak kedua. Sementara sang suami setiap hari bekerja berjualan kaos kaki diatas motor didekat pabrik mie instan di Manyar.

Melihat keadaan keluarga Bakri yang serba kekurangan, Pimpinan cabang Pemuda Muhammadiyah Manyar dan ketua Ranting Muhammadiyah desa Suci bersilaturahim ke kos-kosan Bakri.

Ditemani ketua RT setempat Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Manyar dan Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Suci menyerahkan sembako untuk kebutuhan selama 3 bulan dan uang tunai kepada keluarga Bakri.

“kedatangan kami ke rumah kos pak Bakri merupakan semangat Al Ma’un yang diajarkan mbah Dahlan” ujar Rosyidul Arifibillah ketua PC Pemuda Muhammadiyah Manyar Gresik. Ahad ((21/2/2021).

Muhammadiyah dalam menggerakkan dakwah sosial selalu didasari dengan surat Al Ma’un. Hal yang sama seperti diajarkan KH A Dahlan kepada murid-muridnya dan tidak berpindah surat sebelum dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemuda Muhammadiyah Manyar bekerjasama dengan Pimpinan Ranting Muhamadiyah Suci akan berusaha mencarikan jalan guna meringankan beban keluarga Bakri.

Bakri menceritakan kalau istrinya mengalami kelumpuhan sudah dua kali.
“pertama istri saya lumpuh saat setelah melahirkan anak pertama, setelah itu lumpuh lagi setelah melahirkan anak kedua” ujar Bakri.

Upaya yang dilakukan pria kelahiran Lebak alung Padang ini untuk kesembuhan istrinya sudah dilakukan, dengan memeriksakan ke rumah sakit, namun mulai tiga bulan terakhir dia tidak bisa berbuat banyak, iuran BPJS mandiri terpaksa tidak dibayar karena keuangan keluarga tidak memungkinkan untuk membayar iuran bulanan.

“tiga bulan kami sudah tidak bisa bayar BPJS mandiri” terang Bakri.

Bakri merupakan penggalan kisah sudut kota industri Gresik. Masih banyak kisah-kisah pilu warga Gresik yang butuh perhatian baik pemerintah maupun masyarakat sendiri. Menumbuhkan semangat saling membantu sangat dibutuhkan dimasa sulit seperti sekarang ini. (tik)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Sejoli Curi Motor Di Roomo

29 September 2022 - 16:42 WIB

Lahan Makam Umat Kristiani Di Gresik Tinggal 10 Persen

10 September 2022 - 20:19 WIB

Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir Di Bedanten

15 Agustus 2022 - 12:18 WIB

Blower PT Hutan Lestari Terbakar 6 Korban Luka Parah

24 Juni 2022 - 19:41 WIB

KLB PMK Pemda Gresik Bisa Apa: Kapasitas Hewan Qurban Peternak lokal Tidak Mencukupi

23 Juni 2022 - 11:21 WIB

Polres Gresik Pasang Garis Polisi Di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng

16 Juni 2022 - 17:57 WIB

Trending di komunitas