KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

- Editorial Team

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dr. Titik Ernawati, Kadis KBPPPA Gresik

dr. Titik Ernawati, Kadis KBPPPA Gresik

Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik mencatat dua kasus mahasiswa yang menunjukkan kecenderungan ingin melakukan bunuh diri akibat faktor kecemasan. Temuan ini tercatat melalui layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) KBPPPA sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Kepala Dinas KBPPPA Gresik, Titik Ernawati, menjelaskan bahwa kecenderungan tersebut dipicu oleh gangguan kecemasan, mulai dari kecemasan sosial hingga indikasi menyakiti diri sendiri.
“Ada yang mengalami kecemasan sosial, takut berinteraksi dengan orang, dan ada juga kecemasan dengan indikasi ingin menyakiti dirinya sendiri,” ujar Titik.

Berdasarkan penelusuran petugas, tidak ditemukan adanya faktor kekerasan fisik pada kedua kasus tersebut. Menurut Titik, dorongan untuk mengakhiri hidup justru muncul dari tekanan persoalan hidup yang dirasakan sangat berat oleh mahasiswa bersangkutan.

Kedua mahasiswa itu melakukan konsultasi melalui layanan tatap muka digital Puspaga KBPPPA Gresik. Dalam proses pendampingan, petugas menemukan bahwa kebutuhan utama mereka adalah ruang aman untuk didengarkan.
“Mereka hanya berkeinginan untuk didengarkan. Mereka juga mengungkapkan kecenderungan ingin bunuh diri karena mengalami stres, pikiran kalut, dan sebagainya,” jelasnya.

Titik menambahkan, secara kognitif para mahasiswa tersebut memahami pentingnya berdoa dan berpikir positif saat menghadapi stres. Namun, kondisi emosional yang tidak stabil membuat upaya tersebut sulit dilakukan.

Baca Juga :  Fak Hukum Dan Teknik UG Adakan KKN Di Kebomas

Sebagai langkah penanganan, Puspaga KBPPPA Gresik memberikan pendampingan khusus, termasuk hipnoterapi dan penguatan masukan positif. “Kemampuan penanganan seperti itu memang dimiliki oleh Puspaga,” kata Titik.

Ia menduga, kecemasan yang dialami berkaitan erat dengan pengalaman masa kecil atau inner child. Pola pengasuhan orang tua yang penuh tekanan, meski tidak disadari, dapat memengaruhi kondisi psikologis anak hingga dewasa.
“Ada tekanan-tekanan yang tanpa disadari oleh orang tuanya. Ketika anak bersosialisasi di luar, hal itu kemudian menimbulkan kecemasan di dalam dirinya,” pungkasnya.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Seru dan Edukatif! Siswa SDN 94 Gresik Belajar Bikin Onde-onde Langsung di Mojokerto
Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam
Freeport Dukung Baksos KWG Gresik di HPN 2026, Perkuat Sinergi Media dan Industri
Semarak Hari Kartini di SDN 94 Gresik, Ratusan Siswa Tampil dengan Busana Adat hingga Fashion Show Meriah
Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Simfoni Pagi SDN 94 Gresik, Patriotisme Menggema
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:58 WIB

Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:47 WIB

Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga

Kamis, 30 April 2026 - 17:57 WIB

Seru dan Edukatif! Siswa SDN 94 Gresik Belajar Bikin Onde-onde Langsung di Mojokerto

Selasa, 28 April 2026 - 17:02 WIB

Workshop CV Online di SMK Al-Amin Mojowuku: Siswa Bikin Website Portofolio dalam 1 Jam

Senin, 27 April 2026 - 23:48 WIB

Freeport Dukung Baksos KWG Gresik di HPN 2026, Perkuat Sinergi Media dan Industri

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Ujian Cambridge di Balik Nuansa Rekreasi: Spemdalas Racik Resep Kesiapan Siswa

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:01 WIB