Ngaji Reboan Tempat Baru Kupas Kitab Nashoihul Ibad

- Editorial Team

Kamis, 2 Juli 2020 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com – Pondok Modern Sunanul Muhtadin Sidorukun, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Gresik melaunching kegiatan ngaji reboan. Kegiatan bertempat di Aula Ponpes Sunanul Muhtadin.

Nantinya, ngaji rutinan setiap hari rabu ini diharapkan bisa menjadi syiar dakwah untuk masyarakat.

Adapun ngaji reboan ini akan diisi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik, KH. Khusnan Ali dengan kitab Riyadlul Badiah. Dan KH. Sunan Hamli Pengasuh Ponpes Sunanul Muhatadin dengan kitab Nashoihul Ibad.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Gresik Kh. Chusnan Ali menyampaikan rasa syukur atas berdirinya pesantren ini, ia berharap dengan adanya ngaji rutinan bisa menambah khazanah islamiyah di Kabupaten Gresik.

Baca Juga :  Gus Ipul Siap Hadiri HPN Di Gresik

“Alhamdulillah dengan berdirinya pondok pesantren modern ini bisa menjadi penambah semangat khazanah islamiyah di Kabupaten Gresik, apalagi di pondok pesantren ini nantinya di isi kegiatan-kegiatan teknis tentang menjalankan perintah beribadah kepada Allah SWT, termasuk memahami larangan-laranganNya,” jelasnya.

Pengurus Pondok Modern Sunanul Muhtadin Abdul Rohim mengatakan, pondok ini dibawah Yayasan Sekolah Qur’an Sunanul Muhtadin yang merupakan program prioritas anak didik menjadi Tahfizdul Qur’an.

“Ponpes Modern Sunanul Muhtadin ini nantinya juga membuka lembaga Pendidikan Formal tingkat SMP dan SMK, yang memiliki model pembelajaran Saintifiek dan Agama,” ujar pria yang akrab dipanggil Gus Kasdul.(1/7/2020).

Dikatakan Gus Kasdul, saat ini pesantren sudah mulai membuka pendaftaran bagi santriwan-santriwati di bidang tahfidzil qur’an.

Baca Juga :  Mahasiswa Gresik Rantau Salurkan Bantuan Penyintas Banjir

“Kedepannya selain pondok, disini juga ada pendidikan formal. Namun untuk tahfidzil qur’an tetap menjadi program unggulan disini, selain itu juga ada program beasiswa murni,” imbuhnya.

Sementara, Muhammad Muslih Muandar Pengurus Yayasan mengungkapkan, pondok pesantren ini nantinya bakal mempunyai metode pendidikan serta fasilitas yang sangat komplit.

“Dibangun di lahan kurang lebih satu hektar. Nantinya, selain pondok pesantren juga ada pendidikan formal sampai perguruan tinggi,” tandasnya.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Kertosono, Tokoh NU Kecamatan Dukun, kader penggerak NU Ansor Banser Se-Pantura, serta masyarakat setempat.(Syafik/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Berita Terbaru

Peristiwa

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Selasa, 11 Agu 2026 - 22:42 WIB