Evakuasi Mandiri Warga Sidorejo Bungah Bikin Gemetar -video

- Editorial Team

Selasa, 16 Mei 2023 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berlokasi di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo, Desa Sidorejo Kecamatan Bungah memiliki beragam potensi bencana, terutama banjir yang sering terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Sidorejo telah melakukan sejumlah langkah mitigasi.

Selain telah membentuk tim desa tangguh bencana (Destana), Pemdes Sidorejo juga melakukan simulasi evakuasi mandiri guna mengantisipasi datangnya banjir yang dapat merendam permukiman warga akibat luapan air Sungai Bengawan Solo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, simulasi evakuasi mandiri yang melibatkan ratusan warga diselenggarakan selama dua hari pada tanggal 15 hingga 16 Mei 2023.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Membantu Warga Jelang Idul Adha

“Acara ini berlangsung selama dua hari mulai dari Senin hingga Selasa. Desa Sidorejo terpilih oleh BNPB sebagai salah satu desa yang akan mengikuti program simulasi evakuasi mandiri dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2023,” ujar Abdul Khamid, Kepala Desa Sidorejo.

Tim Destana Sidorejo, lanjut Khamid, terdiri dari 15 orang personel. Mereka bertanggung jawab untuk membuat skenario dan melaksanakan serangkaian upaya penanggulangan bencana, termasuk memberikan peringatan dini melalui sirine, mengkoordinasikan tim evakuasi warga terdampak ke posko yang telah disiapkan.

“Sirine akan dinyalakan di Masjid Desa, Tim Destana Sidorejo juga telah memiliki sistem peringatan dini. Dengan adanya perencanaan dini, evakuasi dapat dilakukan dengan baik karena sudah ada relawan yang siap membantu. Nantinya, warga akan dievakuasi ke posko yang telah disediakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Petugas Kebersihan Dapat THR

Khamid menjelaskan bahwa banjir sering melanda beberapa wilayah di Desa Sidorejo, terutama di bagian selatan yang berdekatan langsung dengan Sungai Bengawan Solo.

“Hanya dua Rukun Tetangga (RT) yang sering terdampak banjir, yaitu RT 1 RW 1 dan RT 4 RW 2,” tambahnya.

Sebagai informasi, simulasi evakuasi mandiri di Desa Sidorejo dihadiri oleh sekitar 100 orang, termasuk 90 warga dan 10 orang dari unsur pangku kebijakan tingkat kecamatan, seperti babinkantipmas, babinsa, dan tim kesehatan dari bidan desa.

 

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB