Kades Petung Menolak Pembangunan Pabrik Pupuk di Lahan Hijau

- Editorial Team

Kamis, 8 Juni 2023 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala desa (Kades) Petung Panceng Muhammad Mas’ud berang lantaran tanah pertanian di desanya akan digunakan untuk pabrik pupuk.

Pabrik pupuk yang sudah tahap finishing tersebut berada dilahan hijau (Pertanian) tepat di pinggir jalan raya.

Menurut Mas’ud, pihak desa beberapa kali dilobi agar meloloskan peruntukan lahan hijau tersebut untuk pabrik pupuk, namun Mas’ud bersikeras menolaknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya beberapa kali dilobi agar pendirian pabrik pupuk tersebut bisa terealisasi. Tapi saya tidak mau karena saya tidak mau melanggar peruntukan lahan, karena sesuai RT-RW, daerah tersebut merupakan lahan hijau” tutur Mas’ud saat dihubungi awak media melalui pesan Whatsapp, Rabo (7/6/2023).

Baca Juga :  Sarjana Cangkul Itu Akhirnya Jadi Juragan Wisata Buah, Ini Kisahnya

Mas’ud tidak ingin lahan pertanian di daerahnya berkurang dan berakibat menurunnya stok pangan.

“Kalau lahan pertanian berkurang, jelas stok pangan akan berkurang dan ini sangat berbahaya untuk ketahanan pangan” jelas Mas’ud.

Baca Juga :  Warga Karangrejo Hilang di Bengawan Solo

Walaupun pihak desa Petung menolak rencana pembangunan pabrik pupuk  milik warga Wadeng Sidayu tersebut, namun pembangunan pabrik tetap berjalan.

Data dilapangan ditemukan, bahwa  pihak pengusaha, Nur Sokip ternyata sudah mengurus izin. Terbukti muncul surat balasan tentang keterangan informasi keperuntukan ruang dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Pemkab Gresik yang menginformasikan bahwa lahan tersebut adalah lahan hijau. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 62 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB