Makna Barokah dalam Islam – Muhammadiyah

- Editorial Team

Rabu, 6 Maret 2024 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asal Bahasa

Setidaknya ditemukan tiga kata yang menjadi asal penyebutan kata “barokah”, yaitu : (1) kalimat “baroka al’ba’iir” atau “mabruk” yaitu posisi seekor unta yang duduk karena merasa nyaman dengan tempat yang diduduki itu, (2) kata “birkah” yang merupakan sebutan semacam danau atau tempat menampung air, dan (3) istilah “al-buroka’” untuk menyebut orang-orang yang teguh dan bersungguh-sungguh dalam sebuah peperangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata pertama, merujuk pada posisi seekor unta yang menempatkan diri di sebuah tempat yang menurut instingnya memang cocok untuk menjadi tempatnya beristirahat karena merasa nyaman dan menunjukkan adanya tanda-tanda kehidupan disitu. 

Kata kedua, merujuk pada sebuah tempat penampungan air dimana banyak orang yang datang dan mengambil air darinya, dan air itu terus menerus ada, dan tidak kunjung habis.

Kata ketiga, merujuk pada keteguhan dan kesungguhan, atau lebih tepatnya kesabaran sekelompok prajurit yang berjuang dalam peperangan. Sedangkan prajurit lainnya mungkin telah mundur atau gugur.

Baca Juga :  Ular Pyton Ramaikan MPLS SD Muhammadiyah Wringinanom

Ketiga hal ini menunjukkan karakter barokah atau menjadi jalan, proses atau ciri dari adanya keberkahan itu. Dimana kesabaran, kesungguhan, dan keteguhan menjadi jalan mencapai keberkahan dari Allah, dan kebermanfaatan serta kebaikan dari-Nya turun dan tidak kunjung habis bagi orang yang mendapatkan manfaatnya.

Barokah juga sering diartikan sebagai tumbuh dan berkembang. Karena segala sesuatu yang memberi manfaat bagi orang lain pasti selalu tumbuh dan berkembang, dan tidak usang atau sirna ditelan waktu.

Ciri-ciri Keberkahan

Keberkahan bisa dirasakan dan dinikmati dalam kehidupan. Begitu juga ketika merasa bahwa keberkahan itu berkurang atau hilang. Beberapa orang menggambarkan keberkahan sebagai ketenangan, kebahagiaan, ada pula yang menyebut sebagai kebermanfaatan. Sebagian berusaha memberi definisi lebih simpel lagi, dengan menyebut keberkahan adalah “sedikit tapi bermanfaat”.

Keberkahan waktu adalah ketika semua aktifitas yang dilakukan bernilai kebaikan untuk dirinya atau orang lain. Baik itu aktifitas sekolah, kuliah, bekerja, berorganisasi, atau pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Selama itu halal dan baik, itu akan membuahkan barokah.

Baca Juga :  Siswa MI ASSA’ADAH MIAS Bungah Antusias Kenali UMKM Lewat Kegiatan P5RA

Sebagian orang memiliki kesibukan yang cukup banyak, tetapi mereka bahagia dalam menjalani dan tidak merasa terlalu lelah. Selain itu kesibukannya memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain.

Keberkahan ilmu adalah ketika ilmu yang didapatkannya bernilai kebaikan dan memberikan manfaat bagi orang lain. Baik itu ilmu agama atau ilmu umum, jika diberkahi akan memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi yang mempelajari dan mengamalkannya. Walaupun itu sedikit, atau prosesnya tidak lama, akan tetapi keberkahan yang ada membuatnya seolah tidak kunjung habis.

Keberkahan dalam rezeki juga demikian. Kekayaan harta memang tidak selalu berkaitan dengan kebahagiaan. Tetapi harta, sedikit atau banyaknya jika diberkahi akan memberikan manfaat bagi pemiliknya atau orang lain. Sebagian orang diberikan kekayaan harta tetapi didapat dari jalan yang tidak halal. Sehingga hidupnya merasa tidak tenang, sampai kesehatan fisiknya juga tersita. Urusan-urusan lainnya juga berantakan, padahal dirinya memiliki kekayaan harta. (Muhammad Utama Al Faruqi)





Sumber berita ini dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak Milad ke-25, Spemdalas Gresik Gelar Lomba Cerpen Bertema Kebanggaan Sekolah
Milad ke-21 SD Muwri Gresik, Alumni Resmi Bentuk ALMAUWRI sebagai Wadah Silaturahmi
Parenting Day Smamio di Lamongan: Kupas Tuntas Cara Efektif Berkomunikasi dengan Gen Z
Milad ke-21 KB Al Walidah dan ke-45 TK Aisyiyah 23 Berlangsung Meriah, Teguhkan Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini
Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS
Milad ke-21 SD Muwri Wringinanom, Angkat Tema “Rise Together” dengan Ragam Kegiatan Kreatif
Penutup Spiritual Journey Smamio di Lamongan, Dari Tahajud hingga Jalan Santai Penuh Kebersamaan
Bukan Sekadar Rapor, Spemupat Kebomas Ajak Siswa Refleksi Diri dan Bangun Komitmen
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 04:50 WIB

Semarak Milad ke-25, Spemdalas Gresik Gelar Lomba Cerpen Bertema Kebanggaan Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 19:49 WIB

Milad ke-21 SD Muwri Gresik, Alumni Resmi Bentuk ALMAUWRI sebagai Wadah Silaturahmi

Minggu, 26 April 2026 - 10:48 WIB

Parenting Day Smamio di Lamongan: Kupas Tuntas Cara Efektif Berkomunikasi dengan Gen Z

Minggu, 26 April 2026 - 01:47 WIB

Milad ke-21 KB Al Walidah dan ke-45 TK Aisyiyah 23 Berlangsung Meriah, Teguhkan Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini

Sabtu, 25 April 2026 - 16:46 WIB

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:46 WIB