Berpartisipasi Turunkan Stunting, Ponpes Al Illiyin Gresik Dapat Penghargaan dari BKKBN RI

- Editorial Team

Selasa, 2 April 2024 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WRINGINANOM | NUGres – Upaya penurunan stunting di Indonesia dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Ponpes (Pondok Pesantren). Baru-baru ini Ponpes Internasional Al Illiyin Sumberwaru Wringinanom Gresik dapat penghargaan dari BKKBN RI atas partisipasi menurunkan stunting.

Penghargaan diserahkan pada Ahad (31/3/2024), oleh Deputi ADPIN BKKBN RI Drs. Sukaryo Teguh Santoso M.Pd., saat kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim, serta dhuafa’.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukaryo menuturkan bahwa kurang gizi di 1000 hari pertama kehidupan anak berpotensi menyebabkan balita stunting.

“Indonesia ini jumlahnya cukup banyak, hampir 5 juta balita masuk stunting atau 1/5 balita yang ada tergolong stunting,” tuturnya.

Baca Juga :  Ini Kesimpulan Bahtsul Masail NU, Merespons Tingginya Angka Perceraian di Kabupaten Gresik

“Menikah usia sangat muda salah satu penyebab lahir balita Stunting, yaitu usia ibunya dibawah 20 tahun,” sambungnya.

Rangkaian acara serah terima penghargaan dari BKKBN RI kepada Ponpes Al Illiyin Wringinanom Gresik dirangkai dengan kegiatan buka bersama serta santunan yatim, anak stunting dan duafa. Foto: dok Ponpes Illiyin/NUGres
Seremonial serah terima penghargaan dari BKKBN RI kepada Ponpes Al Illiyin Wringinanom Gresik dirangkai dengan kegiatan buka bersama, santunan yatim, anak stunting, dan duafa. Foto: dok Ponpes Illiyin/NUGres

Sebelumnya, Ponpes Al Illiyin pernah mendapat penghargaan sebagai Pesantren Ramah Anak dari Kemenpppa dan Kemenag RI. Hal ini setelah serangkaian ikhtiarnya dalam penyelenggaraan Ponpes Ramah Anak.

Kendati demikian, memang sejak berdirinya Ponpes Al Illiyin Wringinanom Gresik telah berkomitmen menyelenggarakan lingkungan yang ramah anak.

Baca Juga :  Pengurus MWCNU Dukun Gresik Silaturahmi ke Gus Kikin, Bahas Program dan Harlah NU ke-102

Pengasuh Ponpes Al iliyin, Abuya Ahmad Yani Iliyyin menyampaikan rasa syukur pondok pesantrennya yang pertama kali mendapat penghargaan BKKBN RI.

“Harus bersyukur satu-satunya pondok pesantren di Jawa timur pertama kali yang mendapat penghargaan dari BKKBN RI adalah Ponpes Al illiyyin,” ungkapnya.

“Upaya-upaya terselenggaranya Pesantren Ramah Anak dan Peduli Stunting ini salah satu hal dalam rangka pemenuhan Hak Anak di dalam pesantren,” tutup Abuya Ahmad Yani Iliyyin.

Lebih lanjut, dalam momen buka bersama dan seremonial penyerahan penghargaan, Ponpes Al Illiyin juga menyalurkan santunan kepada 70 anak yatim-piatu, 5 anak stunting dan 120 orang Dhuafa’.

Penulis: Nensi Indriati
Editor: Chidir Amirullah

sumber berita ini dari nugres.or.id

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati
Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional
KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah
Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga
600 Kader Fatayat NU Dukun Semarakkan Hari Santri
Maulid Nabi IGTK RA Panceng Ajak Istiqamah dan Berkhidmah
Pelantikan 33 Pimpinan Ranting Fatayat NU Dukun
MWCNU Kebomas Kunjungi KSPPS NU Dukun
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 10:09 WIB

Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati

Senin, 15 Desember 2025 - 09:57 WIB

Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional

Minggu, 30 November 2025 - 13:30 WIB

KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 00:39 WIB

Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:23 WIB

600 Kader Fatayat NU Dukun Semarakkan Hari Santri

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB