WA Tak Dibalas Ahmad Labib Kritik Dirut Petrokimia Gresik

- Editorial Team

Senin, 2 Desember 2024 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, mengkritik Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, karena masalah koordinasi. Labib mengeluhkan bahwa Dwi sering mengabaikan pesan WhatsApp yang dikirimkan kepadanya, padahal pesan tersebut berisi aduan dari masyarakat dan penting untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari BUMN.

“Saya beberapa kali mendapatkan pengabaian WA saya kepada bapak, sudah sebulan lalu, beberapa kali WA bapak karena ada beberapa kelompok masyarakat di Gresik mengadukan masalah terkait Petro. Saya kebetulan dari dapil sana, tapi tidak direspons sama sekali,” ujar Labib dalam rapat dengar pendapat di DPR RI, Senin (2/12/2024).

dwi satriyo annurogo_Dirut Petrokimia Gresik

Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Ermarini, juga mengingatkan pentingnya merespons pesan dari anggota dewan, mengingat Petrokimia dan Komisi VI adalah mitra kerja. Kritik tambahan datang dari Ismail Bachtiar, yang membandingkan Dwi dengan Dirut PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, yang dinilainya lebih responsif.

Baca Juga :  Pelaku UMKM Dipertemukan Perbankan

Di tengah rapat tersebut, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan permohonan maaf. “Iya izin pak, mohon izin. Mohon maaf,” sebut Dwi.

Profil Ahmad Labib

Ahmad Labib adalah Pria kelahiran Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, berhasil menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Partai Golkar di Daerah Pemilihan Jatim X (Lamongan-Gresik), mengalahkan incumbent Dyah Roro Esti dengan selisih 14.099 suara.

sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB