Gresik Buka Hotline Ulat Bulu

- Editorial Team

Selasa, 26 April 2011 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk mengantisipasi sebaran serangan ulat bulu di Gresik agar tidak meluas, Dinas` Pertanian Gresik membuka hotline khusus. Silahkan menghubungi koordinator Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Gresik di nomor HP. 081330126810, Hal ini disampaikan oleh kepala Dinas Pertanian Agus Joko waluyo, Selasa (25/4).

Menurut Agus, latar belakang respon Dinas pertanian ini terkait adanya informasi masyarakat yang masuk ke Dinas pertanian tentang merebaknya serangan ulat bulu di Kabupaten Gresik. Dinas` pertanian Gresik langsung meresponnya dengan menurunkan tim ke lokasi terindikasi. “Setidaknya sudah 4 tempat yang telah di ambil tindakan pengendalian yaitu di Desa Laban dan desa Setro keduanya di kecamatan Menganti, Desa Ngebret Kecamatan Cerme dan satu lagi di wilayah Kecamatan Sidayu ” ujar Agus.

Baca Juga :  Berkat Pertumbuhan Investasi Dan Peningkatan Produksi Pangan Sambari Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Terinovatif 2017

Laporan warga di desa Ngebret, Cerme. ditindak lanjuti oleh Pemda Gresik dengan menurunkan Tim POPT Dinas Pertanian bersama PT Petrokimia Kayaku selaku produsen Formulator Pestisida di Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim yang turun ke lapangan akhirnya memantau Serangan ulat bulu ada pada salah satu pohon keres. kemudian pohon tersebut di potong dan di musnahkan. “setelah kami teliti tidak ada pohon lain yang terindikasi. Dengan keadaan tersebut kami hanya memberikan bantuan pestisida kepada Kades setempat untuk mengantisipasi apabila ada serangan berikutnya” tambah Agus.

Baca Juga :  100 PNS ikuti Sertifikasi Pengadaan barang

Menanggapi beberapa informasi dan temuan yang ada dilapangan, Agus menyimpulkan bahwa serangan ulat bulu di Gresik masih dalam taraf wajar seperti biasaanya. “masih belum dalam yang mengkhawatirkan. Pengendaliannya masih bisa diupayakan dengan pengendalian alami yaitu dengan musuh alami. Namun kami tetap mewaspadai akan timbulnya serangan itu.” terang Agus. (sdm)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB