Banjir Rob Kembali Genangi Pesisir Utara Gresik, Warga Karingapuri Tagih Janji Tanggul

- Editorial Team

Sabtu, 3 Mei 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir rob kembali menggenangi wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik. Tepatnya di Dusun Karingapuri, Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah. Genangan air laut ini sudah terjadi selama empat hari berturut-turut sejak Selasa lalu.

Sedikitnya 30 rumah warga terdampak banjir rob yang mencapai ketinggian air hingga selutut orang dewasa. Kondisi ini menjadi langganan tahunan bagi warga Karingapuri.

“Banjir rob pertengahan tahun ini tidak seberapa besar. Kalau awal atau akhir tahun, salah satu sekolah sampai pindah ke masjid karena bangunannya lebih tinggi,” ujar Fahrur Rozi, warga setempat, Jumat (3/5/2025).

Menurutnya, banjir mulai terjadi pada pagi hari dan mencapai puncaknya sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, genangan biasanya mulai surut pada sore hari.

Fahrur mengungkapkan bahwa sebenarnya sudah ada wacana dari pemerintah untuk membangun tanggul sebagai langkah antisipasi. Beberapa kali survei dilakukan oleh pihak DPRD maupun dinas terkait, tetapi belum ada tindak lanjut.

“Ketua DPRD Gresik juga sudah pernah ke sini mengecek. Ada wacana untuk pembangunan tanggul, tapi sampai saat ini belum ada tindakan solutif dari Pemerintah Kabupaten,” tambahnya.

Baca Juga :  Puting Beliung Sapu Pohon Beringin

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, Driatmiko Herlambang, membenarkan bahwa banjir rob memang terjadi di wilayah tersebut, namun belum sampai menyebabkan warga mengungsi.

“Hasil monitoring kami, memang beberapa rumah ada yang terdampak. Tapi warga tidak sampai mengungsi karena sebagian rumah sudah dibangun lebih tinggi,” jelasnya.

Selain Karingapuri, banjir rob juga dilaporkan terjadi di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, dan Pulau Mengare, Kecamatan Bungah. “Kalau Mengare di area tambak dan TPI, sedangkan di Banyuwangi di area pemukiman,” pungkas Driatmiko.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Nobel

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum
Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Swasembada Pangan di UMG
Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik
Berita ini 383 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:13 WIB

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:40 WIB

BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Inilah Cerpen Azza Alzena yang Mengukir Prestasi Nasional

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB