Kulit Jamuran, Pakai Lengkuas Saja

- Editorial Team

Minggu, 3 Januari 2010 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lengkuas sebagai rempah penyedap aneka masakan ternyata banyak manfaatnya. Tanaman rimpang ini terdiri atas dua jenis varietas, yaitu lengkuas putih dan lengkuas merah.

Salah satu pemanfaatannya adalah untuk menghambat pertumbuhan jamur kulit. Rimpang umbi lengkuas memiliki serat kasar dan beraroma khas. Sifatnya yang panas sangat tepat digunakan sebagai obat luar untuk mengatasi penyakit kulit seperti panu, kadas dan kurap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kandungan

Lengkuas merah memiliki sifat antijamur dan antikembung. Efek ini berasal dari rimpangnya yang mengandung basoni, eugenol, galangan dan galangol. Eugenol inilah yang bermanfaat sebagai antijamur.

Baca Juga :  2 Tekes Gresik Nominator Tenaga Kesehatan Teladan Jatim

Hasil uji laboratorium juga membuktikan bahwa kandungan methanol dan minyak atsiri dalam lengkuas efektif untuk menghambat pertumbuhan jamur kulit.

Pengobatan

Penyakit kulit seperti panu, kadas dan kurap umum dialami banyak orang terutama yang tinggal di daerah beriklim tropis. Kadas dan kurap kemunculannya ditandai dengan bercak berbentuk bulat atau lonjong dan berbatas tegas, memiliki warna kemerahan, bersisik dan berbintil-bintil. Sementara panu biasanya berupa bercak putih yang muncul pada permukaan kulit dan terasa gatal.

Baca Juga :  Bhaksos asyiik, Sikat Gigi Massal Dan Operasi Bibir Sumbing

Cara mengatasi :

Sediakan 1 jari rimpang lengkuas segar yang telah dipotong miring serta daun sirih secukupnya. Tumbuk halus dua bahan tersebut lalu gosokan ramuan pada kulit yang terinfeksi jamur. Gosokan secara perlahan agar tidak menyebabkan iritasi kulit. Lakukanlah perawatan ini dua kali sehari, setiap pagi dan sore hari. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik
Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Freeport Dukung Baksos KWG Gresik di HPN 2026, Perkuat Sinergi Media dan Industri
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:41 WIB

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:57 WIB

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:58 WIB

Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Gemuruh Perkusi dan Guyuran Air Damkar Warnai Penutupan Fortasi Spemutu

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:46 WIB