JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

- Editorial Team

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) memperkuat komitmen pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Kegiatan itu melibatkan Pemerintah Kabupaten Gresik, akademisi, tenant kawasan, masyarakat pesisir, dan pelaku industri. Mereka bersama-sama menanam 1.000 bibit mangrove, melepas 1.000 benih ikan, serta 100 benih kepiting di kawasan Kalimireng, Gresik.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, semua pihak perlu membangun aksi nyata melalui kolaborasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Butuh kolaborasi bersama industri, masyarakat pesisir, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi sinergi yang telah dibangun, termasuk perlindungan jaminan sosial bagi nelayan serta rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove,” ujarnya.

Guru Besar Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga, Prof. Eddy Setiadi Soedjono, mengatakan pengelolaan lingkungan kawasan industri harus berbasis data dan monitoring jangka panjang.

Baca Juga :  Ratusan Anggota Koperasi KSPPS NU Dukun Hadiri RAT Ke-9 dengan Semangat dan Harapan Besar

“Perubahan kualitas perairan, kondisi ekosistem pesisir, maupun produktivitas sumber daya perikanan dipengaruhi banyak faktor yang saling berinteraksi. Oleh karena itu diperlukan monitoring jangka panjang, data berkala, serta kajian multidisiplin sebelum menarik kesimpulan mengenai kondisi lingkungan suatu kawasan,” kata Prof. Eddy.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah mengapresiasi langkah BKMS dalam rehabilitasi kawasan pesisir. Ia menilai mangrove dapat membantu mengurangi abrasi, mendukung adaptasi perubahan iklim, sekaligus memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

JIIPE juga rutin memantau kualitas lingkungan menggunakan hasil uji laboratorium terakreditasi. Pemantauan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan pengelolaan kawasan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik Arief Witjaksono berharap pelepasan benih ikan dan kepiting dapat meningkatkan produktivitas perikanan di sekitar kawasan.

Baca Juga :  Raisa Menyihir Gresik

“Harapannya, hasil tangkapan dapat semakin tersedia di sekitar kawasan sehingga nelayan tidak perlu melaut lebih jauh. Upaya ini harus dijaga bersama agar manfaat ekologis dan ekonominya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” katanya.

Direktur PT BKMS Bambang Soetiono mengatakan tata kelola lingkungan kini menjadi bagian penting dari strategi pembangunan kawasan industri.

“Ke depan, daya saing kawasan industri tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan investasi, tetapi juga oleh kredibilitas tata kelola lingkungannya. Karena itu kami terus memperkuat monitoring berbasis data, mengembangkan infrastruktur lingkungan, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, tenant, dan masyarakat sebagai bagian dari strategi pembangunan kawasan yang berkelanjutan,” ujar Bambang.

Selain rehabilitasi pesisir, JIIPE juga mengembangkan infrastruktur lingkungan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R). BKMS juga menyiapkan pengembangan fasilitas tersebut menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) agar pengelolaan sampah kawasan semakin mandiri dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:41 WIB

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:50 WIB

Keluarga

Satlantas Gresik Antar Pulang Siswa SD yang Tersesat

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:55 WIB

Muhammadiyah Gresik

Mutu Gressi Guncang Pembukaan Fortasi Spemutu

Selasa, 14 Jul 2026 - 08:34 WIB