Dongkrak Kompetensi, Guru dan Karyawan SD Almadany Dapat Suntikan Spirit Filosofi Jawa

- Editorial Team

Sabtu, 13 September 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Ketua Bagian Pendidikan Dasar Menengah & Pendidikan Nonformal Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kedanyang, Kebomas Gresik Supriyono Imam Sampurno, MSi menyampaikan pitutur Bahasa Jawa pada pembinaan guru dan karyawan SD Almadany, Jumat (12/9/2025) di ruang kelas sekolah.

Pitutur itu: Mulat sarira hangrasa wani, rumangsa melu handarbeni, wajib melu hangrungkebi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia jelaskan, mulat sarira hangrasa wani, maknanya turut menjaga. “Apa yang harus kita jaga? Ya semua yang diamanatkan kepada kita. Bisa milik kita, material dan nonmaterial, keluarga kita, termasuk pekerjaan.

Rumangsa melu handarbeni, merasa memiliki apa yang ada (khususnya di sekolah ini). Sementara handarbeni, sambungnya, berarti ikut merasakan dan melakukan tindakan sebagai seorang pemilik, sehingga seseorang merasa punya tugas dan tanggung jawab atas kepemilikannya.

Yang ketiga, wajib melu hangrungkebi, artinya wajib membela. Mulat sarira hangrasa wani, artinya adalah melihat badan merasakan berani.

Baca Juga :  Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Selain 3 kalimat dalam pepatah itu, Supriyono juga menambahkan tembung dasanama (kata sinonim,  Bahasa Indonesia) open teberi yang artinya, setelah selesai berkegiatan kembalikan barang-barang ke tempat semula. Taberi memiliki arti pintar, rajin.

Supriyono juga menyampaikan teacher’s competency atau kompetensi guru, merupakan kemampuan seorang guru untuk melakukan tugas dan kewajibannya dengan layak dan bertanggung jawab.

“Guru sebagai learning agent (agen pembelajaran) yaitu guru berperan sebagai fasilitator, pemacu, motivator, pemberi inspirasi, dan perekayasa pembelajaran bagi peserta didik” jelanya.

Dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 pasal 8 disebutkan, kompetensi guru meliputi kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang akan didapatkan jika mengikuti pendidikan profesi.

Pada kompetensi pedagogik dibagi menjadi beberapa bagian, di antaranya sebagai berikut:
– Dapat memahami peserta didik dengan lebih mendalam.
– Melakukan rancangan pembelajaran.
– Melaksanakan pembelajaran secara kondusif.
– Merancang dan mengevaluasi pembelajaran.
– Mengembangkan peserta didik sebagai aktualisasi berbagai potensi peserta didik.

Baca Juga :  Parenting Education untuk Wali Siswa Kelas IX Spemutu Gresik

Pada Kompetensi profesional meliputi:
– Penguasaan terhadap materi, konsep, struktur dan pola pikir keilmuan yang dapat mendukung pembelajaran yang dikuasai.
– Penguasaan terhadap standar kompetensi dan kompetensi dasar setiap mata pelajaran atau bidang yang dikuasai.
– Melakukan pengembangan materi pembelajaran yang dikuasai dengan kreatif.
– Melakukan pengembangan profesionalitas secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan yang reflektif.
– Menggunakan teknologi dalam berkomunikasi dan melakukan pengembangan diri.

Pada kesempatan yang dihadiri seluruh guru dan TU itu, Bendahara Bagian Pendidikan Dasar Menengah & Pendidikan Nonformal PRM Kedanyang, Mustaqim juga ikut memberikan materi perihal penguatan konsep sekolah alam melalui pembelajaran bercocok tanam. (*)

Kontributor: MAHFUDZ EFENDI


Post Views: 5

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng
Lazismu Gresik Gelar Bakti Guru, Wujud Nyata Program Filantropis Cilik
Debat Kandidat Ketua IPM Spemdalas Gresik Berlangsung Sengit, Uji Visi dan Kesiapan Program
ICP Sparkling Show 2026 di Spemdalas Gresik Tampilkan Inovasi Siswa, dari Kerajinan hingga Kombucha
Semarak Milad ke-25, Spemdalas Gresik Gelar Lomba Cerpen Bertema Kebanggaan Sekolah
Milad ke-21 SD Muwri Gresik, Alumni Resmi Bentuk ALMAUWRI sebagai Wadah Silaturahmi
Parenting Day Smamio di Lamongan: Kupas Tuntas Cara Efektif Berkomunikasi dengan Gen Z
Milad ke-21 KB Al Walidah dan ke-45 TK Aisyiyah 23 Berlangsung Meriah, Teguhkan Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 04:59 WIB

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Rabu, 29 April 2026 - 19:58 WIB

Lazismu Gresik Gelar Bakti Guru, Wujud Nyata Program Filantropis Cilik

Senin, 27 April 2026 - 22:52 WIB

Debat Kandidat Ketua IPM Spemdalas Gresik Berlangsung Sengit, Uji Visi dan Kesiapan Program

Senin, 27 April 2026 - 13:51 WIB

ICP Sparkling Show 2026 di Spemdalas Gresik Tampilkan Inovasi Siswa, dari Kerajinan hingga Kombucha

Senin, 27 April 2026 - 04:50 WIB

Semarak Milad ke-25, Spemdalas Gresik Gelar Lomba Cerpen Bertema Kebanggaan Sekolah

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Setelah di Balongpanggang, Lazismu Gresik Bekali Guru Berkemajuan di Panceng

Kamis, 30 Apr 2026 - 04:59 WIB

Muhammadiyah Gresik

Lazismu Gresik Gelar Bakti Guru, Wujud Nyata Program Filantropis Cilik

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:58 WIB