Kasus Nikah Dini Anak di Gresik Turun, Satgas SIGAP Dibentuk

- Editorial Team

Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus perkawinan anak di Kabupaten Gresik masih menjadi persoalan serius dalam pemenuhan hak anak. Berdasarkan data Pengadilan Agama Gresik, hingga September 2025 tercatat 111 permohonan dispensasi nikah, dengan 86 perkara dikabulkan, 13 ditolak, 1 dicabut, dan 11 masih dalam proses.

Meski menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya — yakni 201 perkara pada 2023 dan 135 perkara pada 2024 — angka tersebut tetap dianggap tinggi.

Kepala Dinas KBPPPA Gresik, Titik Ernawati, menilai bahwa penurunan jumlah kasus belum mencerminkan keberhasilan penanganan secara menyeluruh.
“Secara kuantitas memang tampak mengalami penurunan. Namun angka tersebut masih cukup tinggi dan mengindikasikan bahwa fenomena perkawinan anak belum sepenuhnya tertangani secara sistematis dan menyeluruh,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Gresik membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sigap atau Sinergi Gerak Cegah Perkawinan Anak. Satgas ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya percepatan pencegahan dan penanganan perkawinan dini.

“Satgas ini bertujuan untuk membentuk tim satuan tugas percepatan pencegahan dan penanganan perkawinan anak, serta mempertegas jalur koordinasi antar lembaga dalam penanganan kasus dan pencegahan secara menyeluruh,” imbuh Titik.

Baca Juga :  Marak Nikah Dini Aisyiyah Siapkan Program Keluarga Sakinah

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Gresik, Rum Pramudya, menyampaikan bahwa pembentukan Satgas Sigap memiliki dasar hukum yang kuat.
“Pembentukan tim ini akan dituangkan melalui Surat Keputusan Bupati Gresik, serta diperkuat dengan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati tentang Pencegahan Perkawinan Anak,” pungkasnya.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang
Mawar dari Jelantah Rayakan Hari Ibu di Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
24 Kasus Pidana Di Gresik Melibatkan Anak
10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi
Mikroplastik Ditemukan di Urin dan Air Ketuban Ibu Hamil Di Gresik
Gresik Luncurkan Desa Migran EMAS Pertama di Jatim
Reuni Jamaah Umroh Ponpes Mambaul Ihsan Pererat Ikatan Batin dan Syiar Dakwah
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:01 WIB

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang

Senin, 22 Desember 2025 - 01:28 WIB

Mawar dari Jelantah Rayakan Hari Ibu di Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Kamis, 6 November 2025 - 17:21 WIB

24 Kasus Pidana Di Gresik Melibatkan Anak

Kamis, 30 Oktober 2025 - 21:18 WIB

10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:18 WIB

komunitas

MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:59 WIB