Gemapatas Didorong BPN Gresik, Cegah Sengketa Tanah

- Editorial Team

Senin, 10 November 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perselisihan tanah yang masih kerap terjadi di wilayah Gresik membuat Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Gresik memperkuat pelaksanaan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas). Langkah ini menjadi strategi penting untuk meminimalisir konflik kepemilikan lahan di tengah masyarakat.

Kepala Kantor ATR/BPN Gresik, Rarif Setiawan, menilai pemasangan tanda batas tanah merupakan kunci untuk mencegah sengketa maupun tumpang tindih kepemilikan.

“Gresik sebagai kota industri banyak menarik investor. Bila status tanah belum jelas, hal itu bisa menghambat investasi,” ujarnya.

Menurut Rarif, pelaksanaan Gemapatas di Gresik diikuti 16 pihak, dengan Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti, sebagai lokasi simbolis peluncuran.

“Dengan adanya Gemapatas, kepastian hak kepemilikan tidak perlu diragukan lagi. Investor pun akan lebih percaya diri untuk menanamkan modalnya,” tambahnya.

Dari data Kantor Wilayah ATR/BPN Jawa Timur, terdapat sekitar 21 juta bidang tanah di provinsi ini, dan 5,2 juta di antaranya masih belum bersertifikat.

“Kami menargetkan 513 ribu bidang tanah bisa bersertifikat. Masih banyak ditemukan produk tanah yang tidak berkualitas, dan Gemapatas menjadi salah satu cara untuk mengurainya,” ungkap Kepala Kanwil ATR/BPN Jatim, Asep Heri.

Baca Juga :  Luapan Bengawan Solo Mulai Merendam 2 Kecamatn

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menyebut gerakan pemasangan patok tanah menjadi simbol hadirnya negara dalam menjamin kepastian hukum bagi masyarakat.

“Kalau patok sudah dipasang oleh BPN, siapapun yang memindah bisa terjerat pidana. Di Gresik, pada 2023 sudah ada sekitar 15 ribu bidang tanah bersertifikat melalui program PTSL,” katanya.

Gerakan Gemapatas diharapkan menjadi langkah nyata mempercepat sertifikasi tanah, memperkuat kepercayaan publik, sekaligus menciptakan kepastian hukum di sektor agraria Gresik yang tengah berkembang pesat.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:57 WIB

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Tasyakuran Kelulusan SMK Mulia Gresik Penuh Makna

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:46 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kreativitas Generasi Muda lewat Menggambar Meriahkan Milad ke-25 Spemdalas

Minggu, 7 Jun 2026 - 03:45 WIB