Konsep Bahagia Itu Sederhana, Inilah Kegembiraan ‘Outdoor Adventure’ Pandu Tunas Athfal KB – TK Aisyiyah 49 Griya Kencana

- Editorial Team

Kamis, 13 November 2025 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Tawa riang dan sorak kegembiraan terdengar lantang di tepian aliran sungai kecil di hutan wisata Bernah De Vallei, Pacet, Mojokerto, saat siswa KB–TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 49 Griya Kencana Driyorejo mengikuti kegiatan Nature’s Classroom bertajuk Outdoor Adventure Pandu Tunas Athfal, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini mengintegrasikan antara konsep deep learning melalui Nature’s Classroom dengan kegiatan Pandu Tunas Athfal.

Dengan menggunakan 1 bus berukuran besar, siswa KB-TK ABA 49 Griya Kencana memulai perjalanan untuk pembelajaran di luar kelas dengan konsep Nature’s Classroom. Menjadi salah satu agenda penting pada semester 1 ini, sebanyak 28 siswa antusias sejak pagi hari. Menanamkan nilai kemandirian, kebersamaan, belajar merawat satwa, dan kecintaan terhadap alam sejak dini merupakan bagian dari tujuan kegiatan kali ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami kenalkan juga tentang Pandu Tunas Athfal yang memiliki tugas untuk melestarikan alam,” ucap Natasya Merdika, SPd, Ketua Panitia kegiatan tersebut.

Dengan mengenakan pakaian olah raga berwarna cerah khas KB-TK ABA, siswa yang didampingi oleh orang tua nampak semangat mengikuti berbagai aktivitas luar ruang yang telah disiapkan. Di antara kegiatan yang paling dinanti adalah susur sungai. Bermain air di aliran sungai dangkal yang jernih dengan dasar sungai yang relatif aman dari bebatuan, siswa diajak merasakan langsung kesegaran air sambil belajar menjaga kebersihan lingkungan dan mengenal ekosistem sekitar.

Baca Juga :  Aisyiyah Jatim Dorong Hemat Energi dari Rumah

“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, mereka belajar mencintai alam, bekerja sama, dan menemukan kebahagiaan dalam hal–hal sederhana,” ujar Natasya.

Tak berselang lama setelah masuk ke dalam aliran air sungai suasana menjadi ramai. Satu sama lain saling menyiratkan air hingga baju seragam basah kuyup. Dinginnya air pengunungan pun tak dirasakan lagi. Hawa dingin yang menerpa kulit tak dihiraukan, hanya ada suara canda tawa di dalamnya.

“Hore … aku mau berenang di sungai,” seru Zavira Okalana Aylanur, salah satu siswa TK A.

“Ada pasir di sini, yuk bangun istana,” celoteh Saga Pratama Sandjaya, salah satu siswa kelas KB (Kelompok Bermain).

Sesaat terdiam dan hanya bisa berada di tepian sungai, wali murid menunggu sambil melihat tingkah polah lucu anak–anak yang sangat menikmati momen itu. Tak mau kehilangan kesempatan unik ini, sesekali wali murid berlomba untuk mengambil foto, mengabadikan dengan kamera masing–masing dari berbagai angle (sudut pengambilan).

Selain bermain air di aliran sungai, siswa juga mengikuti kegiatan susur sungai. Berjalan di sungai yang dangkal yang berjarak 100meter dengan bergandengan tangan antara siswa dan orang tua menambah keseruan tersendiri.

“Aduh, airnya dingin sekali,” kata Fahmi Masruroh, ibunda dari Aisyah Putri Almaira siswa kelas TK A. Aktivitas-aktivitas tersebut dirancang untuk menumbuhkan rasa kedekatan dengan anak (bounding) sekaligus rasa syukur atas nikmat alam yang Allah anugerahkan.

Baca Juga :  Teladani Jejak Rasul, Kelas IX Spemdalas Dalami Sirah Nabawi

Guru pendamping, Zulfa Islahul Mujtahidah, SPd menambahkan, kegiatan Outdoor Adventure menjadi bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman mendalam (deep learning). Dijelaskan, anak-anak umumnya lebih mudah memahami konsep pembelajaran melalui pengalaman langsung. Saat bermain air misalnya, mereka belajar untuk memaknai sungai sebagai tempat air mengalir, belajar untuk sadar bahwa sungai harus dijaga agar hewan air yang hidup di sungai bisa lestari, dan sungai yang bersih bisa dipakai tempat menggembirakan untuk bermain.

“Melihat anak–anak tertawa bahagia dan bermain di alam bebas saat kegiatan outdoor, membuat hati ikut tenang. Hanya kecek–kecek rasanya sederhana, tapi berharga sekali,” tutur Nurul Yunita, wali murid dari Ahnaf Syafiqi Nabhan, siswa kelas TK A saat diwawancarai Girimu.com, Rabu (12/11/2025).

Dengan konsep sederhana namun sarat makna, Outdoor Adventure Pandu Tunas Athfal kali ini menjadi bukti, bahwa kebahagiaan anak tidak selalu datang dari hal mewah, melainkan dari pengalaman nyata yang mengajarkan arti syukur, kebersamaan, dan cinta pada alam. (*)

Kontributor: Elisyah Susanty


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Tenda Jarik hingga Api Unggun, Puncak Pandu HW TK Aisyiyah 26 Morowudi Penuh Keceriaan
Sinergi Smamio dan Kemendikdasmen: Kupas Tuntas Sukses TKA 2027
Siswi MIISMO Raih Juara 2 OLIMPABA 2026
Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol
Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global
2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026
Rayakan Milad ke-31, Mugeb Primary School Hadirkan 10 Dedikator Kepala Sekolah dalam Reuni Penuh Makna
Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Dari Tenda Jarik hingga Api Unggun, Puncak Pandu HW TK Aisyiyah 26 Morowudi Penuh Keceriaan

Sabtu, 18 April 2026 - 04:26 WIB

Sinergi Smamio dan Kemendikdasmen: Kupas Tuntas Sukses TKA 2027

Jumat, 17 April 2026 - 19:25 WIB

Siswi MIISMO Raih Juara 2 OLIMPABA 2026

Jumat, 17 April 2026 - 10:24 WIB

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 April 2026 - 01:24 WIB

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Sinergi Smamio dan Kemendikdasmen: Kupas Tuntas Sukses TKA 2027

Sabtu, 18 Apr 2026 - 04:26 WIB

Muhammadiyah Gresik

Siswi MIISMO Raih Juara 2 OLIMPABA 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:25 WIB

Muhammadiyah Gresik

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:24 WIB