Jalani Peran Terbaik Guru sebagai Pendidik dan Teladan, Upgrading SD Muhammadiyah Melirang Teguhkan Semangat Kerja

- Editorial Team

Senin, 5 Januari 2026 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Semangat baru menyongsong semester II terasa kuat di aula lantai dua SD Muhammadiyah Melirang, Kecamatan Bungah, Gresik. Pada hari kedua kegiatan Upgrading Skill guru dan karyawan, Sabtu (3/1/2026), seluruh pendidik dan tenaga kependidikan mengikuti sesi motivasi bersama motivator Mochammad Nor Qomari, yang mengangkat tema reflektif sekaligus menggerakkan: “Menjalani Peran Terbaik Guru sebagai Pendidik dan Teladan.”

Mengenakan celana hitam, kemeja biru, dan jas hitam, narasumber yang akrab disapa Ari ini membuka sesi dengan mengajak peserta kembali pada makna terdalam profesi guru. Ia mengutip hadis riwayat Muslim tentang tiga amal yang tidak terputus meski manusia wafat. Ketiganya: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang salih. Kutipan ini menjadi pengingat kuat, bahwa profesi guru adalah ladang amal jangka panjang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana menjadi cair ketika Ari memulai ice breaking khasnya, “Friend-friend, tirukan saya,” yang langsung disambut tawa dan antusiasme peserta. Momentum ini kemudian mengantar peserta pada refleksi pilihan identitas: “guru di Muhammadiyah atau guru Muhammadiyah.” Serempak, aula menggema dengan jawaban, “Guru Muhammadiyah!”

Salah satu peserta, Muhammad Jamin, menegaskan pilihannya, bahwa menjadi guru Muhammadiyah berarti mendedikasikan diri lahir-batin untuk mendidik, bukan sekadar menjalani profesi dan menerima gaji. Pernyataan ini menjadi cermin idealisme, bahwa menjadi guru adalah ikhtiar panjang menebarkan “titik-titik putih” kebaikan, dari ruang kelas hingga pelosok negeri.

Baca Juga :  Pentingnya Digital Marketing untuk Pengembangan Sekolah Muhammadiyah

Ari menekankan, bahwa menjadi guru di SD Muhammadiyah Melirang adalah pilihan sesadar-sadrnya. “Mari kita terima ini sebagai takdir terbaik dari Allah. Amanah ini kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Maka, niatkan sebagai ibadah dan kontribusi terbaik untuk sekolah,” pesannya.

Lebih jauh, ia mengajak peserta memaknai organisasi sekolah sebagai ruang tumbuh bersama. Organisasi, katanya, tidak selalu dimulai dari hal besar. Cukup berani ikut, berani belajar, dan berani berjalan bersama. Dari sini, Ari mengurai lima fondasi penting organisasi sekolah yang sehat dan produktif.

Pertama, kejelasan peran. Organisasi akan kacau jika peran guru tidak jelas. Setiap program harus memiliki PIC, timeline dan tenggat yang pasti, pembagian tugas yang proporsional, serta penempatan sesuai kompetensi—bukan asal tunjuk.

Kedua, komunikasi yang sehat. Banyak konflik organisasi berakar dari komunikasi yang keliru. Solusinya: satu jalur komunikasi resmi, pembaruan informasi rutin, briefing sebelum kegiatan, keterbukaan pada masukan, dan pencatatan keputusan sebagai panduan bersama.

Ketiga, manajemen yang rapi. Organisasi bukan sekadar kesibukan, melainkan keteraturan dan harmonisasi. Program kerja harus memiliki perencanaan jelas, pemetaan kebutuhan, evaluasi di akhir kegiatan, jadwal rapat yang teratur, serta dokumentasi yang tertata sejak awal hingga akhir.

Baca Juga :  Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk Gelar Baitul Arqom Bath 1 untuk Kaderisasi

Keempat, pemahaman alur kerja. Guru perlu memahami alur pengajuan program, pendanaan, pelaporan, hingga dokumentasi agar setiap kegiatan berjalan efektif dan akuntabel. Kelima, kejelasan tujuan. Setiap program harus selaras dengan visi-misi sekolah, memberikan manfaat nyata bagi warga sekolah, dan bukan sekadar ikut tren. Tujuan yang jelas akan menuntun gerak program menjadi lebih terarah dan berdampak.

Ari menyimpulkan, organisasi yang solid lahir dari peran yang jelas, komunikasi yang sehat, dan alur kerja yang rapi. “Latih pelan-pelan. Cepat juga boleh,” candanya, disambut senyum peserta.

Menjelang penutupan, Ari menyitir kutipan Benazir Bhutto tentang kapal dan dermaga. “Kapal memang nampak gagah saat bersandar, tetapi ia diciptakan untuk membelah gelombang.” Tepuk tangan panjang mengiringi pesan tersebut, seolah meneguhkan kesiapan guru-guru SD Muhammadiyah Melirang menghadapi tantangan semester baru.

Sesi upgrading kemudian ditutup dengan seruan bersama yang menggema penuh energi: “Bismillah … Siap mikir bareng, ngelakoni bareng, ngerasakan bareng!”
Ini penanda, bahwa semester II bukan hanya dilanjutkan, tetapi dijalani dengan peran terbaik, niat terbaik, dan semangat kebersamaan. (*)

Kontributor: Fichrul Efendi


Post Views: 3

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua
Puncak MPLS Ramah, KB Aisyiyah 24 dan TK Aisyiyah 08 Melirang Gaungkan Peduli Lingkungan lewat Pawai Kostum Daur Ulang
Smamsatu Gresik Gelar Kuliah Tamu Prodistik ITS, Dorong Siswa Siapkan Karya dan Karier
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:56 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:55 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:54 WIB

Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:51 WIB

Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:49 WIB

MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua

Berita Terbaru