GIRIMU.COM — SMA Muhammadiyah 5 (Smala) Dukun, Gresik menjadi salah satu partisipan dalam pelaksanaan kegiatan menanam/menabur benih serentak program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) ) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Ahad (25/1/2026).
Di tengah cuaca terik matahari yang menyengat, guru dan murid Smala mengikuti rangkaian acara melalui zoom meeting. Sembari menyimak, para guru dan beberapa murid mulai menanam. Sebanyak 69 polybag berisi campuran tanah, kompos, dan sekam siap dijadikan sebagai media tanam. Di antara 69 polybag tersebut, diisi 7 buah tanaman alpukat dan 62 yang tersisa diberikan tanaman cabai rawit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Agus Muhammad Hasbi, SP, Kepala Smala, dirinya merasa begitu bersemangat melaksanakan program ini, karena sangat bagus untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan di kalangan murid-muridnya. Terlebih lagi, berkebun merupakan dunia yang ia akrabi selama ini.
“Saya pribadi adalah orang yang bisa dibilang nge-fans sama tanaman. Menanam, menata bunga, merawat tanaman itu hal yang membuat saya begitu bahagia. Dengan adanya kegiatan ini, saya sangat senang, apalagi ini juga melibatkan anak didik kami. Mereka sedikit demi sedikit akan belajar betapa menyenangkannya berkebun,” katanya.
Hanita Eka Azkiyah, murid kelas XI-1 yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PRIPM) mengaku suka dengan kegiatan ini. Dia menganggap kegiatan ini sebagai ide baru yang bisa dikembangkannya di IPM.
“Kalau seperti ini kan saya rasanya ingin ngajak teman-teman IPM buat mengadakan program menanam ini. Ide baru yang keren, saya dan teman-teman pun sepakat akan membantu merawat tanaman-tanaman ini hingga bisa dipanen nanti agar bisa mempelajari langsung dunia seputar kebun dan taman,” ungkapnya.
Dengan tanah berbentuk persegi yang berukuran 12 meter x 12 meter ini, Smala berkomitmen akan mewujudkan keberhasilan program tersebut. Semakin baik ketahanan pangan suatu daerah, maka kemungkinan adanya kesejahteraan masyarakat pun akan semakin cerah.
Di akhir kegiatan, Agus Muhammad Hasbi berpesan kepada para muridnya agar merawat dengan baik bibit-bibit yang baru saja ditanam.
“Ayo kita jaga bersama dan kawal bibit-bibit ini hingga layak dipanen suatu hari nanti,” ujar Agus penuh semangat. (*)
Kontributor: Nur Halisa
Post Views: 4












