LBSO PDA Gresik Dorong Tenun Ikat Wedani Jadi Aset Ekonomi Kreatif

- Editorial Team

Selasa, 3 Februari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

girimu.com – Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik memperkenalkan Tenun Ikat Wedani dalam pertemuan periodik ke-X PDA. Acara sosialisasi ini berlangsung di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Minggu, 1 Februari 2026.

Sosialisasi ini dipimpin oleh Dzurrotul Masduqoh, yang berhasil membawa Tenun Ikat Wedani sebagai salah satu cagar budaya tak benda hingga meraih juara harapan 2 dalam ajang Festival Seni Budaya Aisyiyah (Fesiba) 2025 tingkat nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dzurrotul, yang akrab disapa Bu Dzurro, mengungkapkan bahwa awalnya ia sempat kesulitan memadatkan data penelitian menjadi hanya delapan halaman dalam karya tulis ilmiahnya (KTI). Dalam KTI berjudul “Karya Tulis Ilmiah Tenun Ikat Wedani: Warisan Budaya, Pemberdayaan Perempuan dan Revitalisasi Ekonomi Kreatif”, ia menekankan bahwa Tenun Ikat Wedani di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, merupakan warisan budaya tak benda yang memiliki nilai historis, simbolis, dan sosial ekonomi, khususnya bagi perempuan desa.

Baca Juga :  Pola Asuh Orang Tua pada Era Digital Dibedah dalam Seminar Parenting Ikwam SD Almadany

Keunikan Tenun Ikat Wedani terletak pada proses produksinya yang masih manual dengan menggunakan alat tradisional yang disebut gedogan.

“Sedangkan dari segi tantangan yaitu harga kain Wedani yang relatif mahal dan tantangan regenerasi karena kebanyakan generasi sekarang kurang berminat untuk terjun dalam produksi tenun,” lanjut Dzurrotul.Dalam penutup sosialisasinya, ia menyampaikan beberapa saran strategis:

Untuk Pemerintah diharapkan mampu memberi insentif fiskal, melatih branding digital, serta menetapkan Wedani sebagai aset ekonomi kreatif unggulan Gresik.
Untuk generasi muda diharapkan mampu mengembangkan kreativitas desain tanpa meninggalkan teknik tradisional.
Untuk masyarakat dapat menumbuhkan kebanggaan kolektif atas Wedani sebagai identitas kultural Gresik.
Dewi Musdalifah, pengurus LBSO PDA Kabupaten Gresik sekaligus pembimbing dalam penulisan KTI tersebut, berharap agar Desa Wedani, Kecamatan Cerme, dapat dijadikan sebagai desa budaya. Hal ini mengingat faktor ekonomi luar biasa yang dimiliki oleh tenun ikat tersebut.

Baca Juga :  Di Penghujung 2025, MI Muhammadiyah 4 Wotan Gelar Tasmi’ Tahfidzul Qur’an

“Salah satu solusi agar tenun ikat Wedani ini semakin berkembang dan dikenal terutama oleh masyarakat Gresik sendiri yaitu dengan peragaan busana (show fashion) sehingga nanti misal ada tamu undangan untuk acara-acara tertentu PDA bisa diarahkan untuk membeli tenun ikat Wedani sebagai upaya bentuk dukungan,” ujar Dewi Musdalifah.Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga pukul 14.30 WIB tersebut diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada para peserta yang berhasil mengikuti seleksi lomba Fesiba hingga tingkat Provinsi.


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tutup Ramadan dengan Manfaat, Lazismu Salurkan Ribuan Paket di Gresik
Khutbah Jumat 1 Syawal 1447 H di Masjid At-Taqwa Giri: Lindungi Generasi Emas dari Jeratan Gadget dan Aplikasi Sosmed
Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan
AI Memang Pandai Merangkai Kata, Tapi Tak Bisa Menggantikan Silaturahim
6.000 Jamaah Padati Salat Id di Lapangan Dukun
Khotbah Idulfitri 1447 H di PRM Kedanyang, Ustadz Hasan Abidin Tekankan Pembiasaan Karakter Baik Pasca-Ramadan
Sediakan 1.000 Kue Plus Teh Hangat, Jumat Ini Masjid Nur Hidayah Kota Baru Driyorejo Gelar Salat Id
Virtual Trip Madinah Tanamkan Mimpi Siswa Berlian
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 06:14 WIB

Tutup Ramadan dengan Manfaat, Lazismu Salurkan Ribuan Paket di Gresik

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:13 WIB

Khutbah Jumat 1 Syawal 1447 H di Masjid At-Taqwa Giri: Lindungi Generasi Emas dari Jeratan Gadget dan Aplikasi Sosmed

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:12 WIB

Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 - 03:11 WIB

AI Memang Pandai Merangkai Kata, Tapi Tak Bisa Menggantikan Silaturahim

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:11 WIB

6.000 Jamaah Padati Salat Id di Lapangan Dukun

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Tutup Ramadan dengan Manfaat, Lazismu Salurkan Ribuan Paket di Gresik

Senin, 23 Mar 2026 - 06:14 WIB

Muhammadiyah Gresik

Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan

Minggu, 22 Mar 2026 - 12:12 WIB

Muhammadiyah Gresik

AI Memang Pandai Merangkai Kata, Tapi Tak Bisa Menggantikan Silaturahim

Minggu, 22 Mar 2026 - 03:11 WIB

Muhammadiyah Gresik

6.000 Jamaah Padati Salat Id di Lapangan Dukun

Sabtu, 21 Mar 2026 - 18:11 WIB