Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri

- Editorial Team

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Syahrul Munir ketua DPRD Gresik (foto montase AI/kabargresik.com)

Muhammad Syahrul Munir ketua DPRD Gresik (foto montase AI/kabargresik.com)

Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir terpilih sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) 2026 setelah lolos seleksi ketat Kementerian Haji dan Umrah, sekaligus ikut mendampingi ribuan jemaah asal Gresik di Tanah Suci.

Muhammad Syahrul Munir menjadi salah satu dari delapan orang yang bertugas sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) untuk membantu pelayanan serta pendampingan jemaah asal Kabupaten Gresik selama menjalankan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kementerian Haji dan Umrah nomor 19 tahun 2026 tentang Petugas Haji Daerah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gresik, Lulus, membenarkan penunjukan tersebut. “Iya, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir jadi petugas haji daerah. Untuk PHD Kabupaten Gresik ada delapan orang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2026).

Menurut Lulus, proses seleksi petugas haji daerah dilakukan secara ketat karena tugas yang diemban memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada jemaah selama di Tanah Suci. “Sesuai hasil rekrutmen, petugas sudah melalui tahapan dan dinyatakan final,” jelasnya.

Ia menambahkan, petugas haji daerah terdiri dari dua kategori, yakni petugas layanan umum dan petugas kesehatan. Berbeda dengan ketua kloter dan pembimbing ibadah yang mendapatkan honor, petugas haji daerah tidak menerima gaji.

Muhammad Syahrul Munir sesuai dengan daftar petugas yang lolos seleksi merupakan petugas layanan umum.

“Kalau ketua kloter dan pembimbing kloter itu mendapat honor. Sementara PHD tidak mendapat honor, namun setelah lolos tes CAT dan wawancara, mereka wajib membayar Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp93.862.590,” terangnya.

Baca Juga :  Puasa Dan Lebaran 2016 Insyaallah Bersama

Terpisah, ketua DPRD Kab Gresik Muhammad Syahrul Munir saat dikonfirmasi mengaku memang lolos sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) dan karena pemerintah daerah belum pernah menganggarkan untuk PHD, maka biaya yang harus ditanggung menjadi tanggungan pribadi.

“Ya mas, untuk PHD memang bayar sendiri karena Pemda belum pernah menganggar kan untuk itu” jelasnya singkat.

Sementara itu, jumlah calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Gresik yang dijadwalkan berangkat pada 2026 mencapai 2.846 orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2.139 jemaah.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Banyak Jabatan Kosong: Kinerja Pemkab Gresik Disorot DPRD Gresik
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:21 WIB

Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:29 WIB

Banyak Jabatan Kosong: Kinerja Pemkab Gresik Disorot DPRD Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB