Girimu.com — Jiwa kewirausahaan terus ditanamkan kepada para kader Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) MTs Muhammadiyah 7 Pantenan, Panceng, Gresik. Salah satunya, melalui kegiatan bazar yang digelar dalam rangkaian acara Wisuda Perguruan Muhammadiyah Pantenan, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Perguruan Muhammadiyah Pantenan tersebut mendapat sambutan hangat dari para wali santri, tamu undangan, serta masyarakat yang hadir dalam acara wisuda. Sejak bazar dibuka, stan penjualan dipadati pembeli yang antusias membeli berbagai menu makanan dan camilan yang telah disiapkan oleh kader IPM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bazar yang dikelola oleh bidang IPMAWATI itu menyediakan beragam menu, mulai dari risol, lumpia, dimsum, hingga aneka minuman segar. Tidak tanggung-tanggung, panitia menyiapkan lebih dari 200 porsi makanan dan minuman untuk dijual kepada pengunjung. Hasilnya cukup mengejutkan. Seluruh produk yang disediakan berhasil terjual habis dalam waktu kurang lebih satu jam. Tingginya minat pembeli menjadi bukti, bahwa kreativitas dan kerja keras para kader mampu menghasilkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga bernilai edukatif.
Pembina IPM MTs Muhammadiyah 7 Pantenan, Fiqi, menjelaskan, kegiatan bazar tersebut sengaja dirancang sebagai media pembelajaran bagi para kader agar memiliki pengalaman nyata dalam dunia usaha. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik langsung di lapangan.
“Kegiatan ini sengaja kami berikan kepada anak-anak agar mereka memiliki kesempatan belajar secara langsung. Mereka belajar bagaimana merencanakan usaha, menyiapkan produk, melayani konsumen, hingga mengelola hasil penjualan. Dari sini mereka akan terbiasa untuk mandiri dan berani berinovasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kader IPM harus mampu menjadi generasi yang kreatif dan produktif. Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan keterampilan hidup perlu terus diberikan kepada siswa.
“Anak-anak memiliki banyak potensi. Tinggal bagaimana kita memberikan ruang kepada mereka untuk berkembang. Melalui bazar ini mereka belajar bahwa kesuksesan membutuhkan kerja sama, tanggung jawab, dan semangat untuk terus berusaha,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MTs Muhammadiyah 7 Pantenan, Muhammad Tauhid, memberikan apresiasi atas keberhasilan para kader dalam menyelenggarakan bazar. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam membangun karakter kewirausahaan sejak usia sekolah. Menurutnya, pengalaman berjualan secara langsung akan memberikan bekal berharga bagi siswa ketika menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan perlu terus ditingkatkan. Jika hari ini mereka mampu menjual lebih dari 200 porsi dalam waktu singkat, maka pada kesempatan berikutnya harus bisa lebih berkembang lagi. Anak-anak perlu terus dilatih agar memiliki mental usaha yang kuat,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga mendorong para siswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial sebagai sarana belajar berwirausaha. Menurutnya, banyak peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh generasi muda melalui platform digital.
“Media sosial tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana belajar bisnis. Anak-anak bisa mulai mempromosikan produk hasil karya mereka sendiri sehingga kemampuan berwirausaha dapat terus berkembang,” imbuhnya.
Salah satu kader IPMAWATI yang terlibat dalam kegiatan tersebut, As Syifa Putri Dzikrosin, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti bazar. Ia merasa senang karena dapat belajar secara langsung tentang proses berjualan dan melayani pembeli.
“Menurut saya kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan. Kami belajar bekerja sama, melayani pembeli, dan mengatur penjualan. Walaupun cukup melelahkan, kami merasa senang karena usaha yang dilakukan memberikan hasil yang baik,” tuturnya.
Syifa berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada berbagai agenda sekolah maupun organisasi. Dengan demikian, para kader dapat meningkatkan kemampuan berwirausaha dan memperoleh pengalaman yang lebih banyak lagi.
“Semoga ke depannya kami bisa menjadi penjual yang lebih baik lagi, lebih kreatif dalam membuat produk, dan semakin percaya diri untuk berwirausaha,” tambahnya.
Kegiatan bazar berlangsung dengan tertib dan lancar hingga acara berakhir. Antusiasme pengunjung yang tinggi menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana usaha, tetapi juga media pembelajaran yang efektif bagi para kader IPM. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan lahir generasi muda Muhammadiyah yang mandiri, kreatif, dan memiliki semangat kewirausahaan yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan (*)
Post Views: 288












