Bukan Jalur Utama PKL Sentolang Akhirnya Gulung Tikar

- Editorial Team

Selasa, 23 Agustus 2016 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.comrps20160823_105016.jpg– Sentral PKL di jalan Kapten Dulasem, yang rencana awalnya dijadikan sebagai area pusat wisata kuliner, kongkow dan jalan-jalan, ternyata banyak para pedagang angkat kaki karena sepi. 

Hal ini dibenarkan oleh Farida (30) penjual bakso di sentral PKL tersebut, dia berpendapat posisi yang kurang strategis membuat para pedagang gulung tikar.

Awalnya PKL ditempatkan di Sentolang, selain akses utama dari perusahaan besar juga dampak relokasi PKL dibeberapa ruas jalan, namun tenyata arena tersebut kini tidak lagi menjadi jalan utama dari para buruh pabrik.

Banyaknya pabrik yang tutup, mengakibatkan jalanan Darmosugondo Sentolang tidak lagi menjadi akses utama. 

“Banyak pabrik tutup sekitar sini, maka nya tidak banyak yang lewat di area ini,” keluhnya.

Apalagi para pedagang dibatasi dengan jam buka, dari mulai pukul 15.00 sampai pukul 22.00 secara otomatis, penghasilan dari para pedagang juga dibatasi.

“Kalau pagi tempat ini kan dibuat parkir pasar Sidomoro, jadi harus membagi waktu buka,” Pungkas nya

Dia berpesan kepada pemerintah, supaya memikirkan nasib pedagang kaki lima, yang semakin lama tidak mempunyai tempat di Kota Pudak ini.

Baca Juga :  Cindelaras Cafe Referensi Tempat Berbuka Puasa Di Panceng

“Harusnya ada tempat  strategis untuk para pedagang kaki lima, yang menjadi sentral PKL se-Gresik, di dalamnya banyak produk-produk khas Gresik, supaya menjadi tujuan warga Gresik maupun luar kota Gresik,” usulnya panjang lebar

Dia juga mengkritik Pemerintah agar memikirkan nasibnya dan pedagang kaki lima lain nya “Yah pemerintah harus memikirkan nasib kita wong cilik, jangan yang dipikirkan hanya kaum modal besar saja” ungkap pedagang yang mengaku sudah satu tahun berjualan di Sentral PKL Sentolang itu. (Aam/tik/)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Berita ini 55 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB