Petro Ikut Lestarikan Batik Jawa Timur

- Editorial Team

Kamis, 6 Oktober 2016 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penandatanganan-mou-2kabargresik.com – PT Petrokimia Gresik (PG) menandatangani MoU dengan Ketua Yayasan Batik Indonesia Ibu Jultin Ginanjar Kartasasmita dan Ketua Asosiasi Pengrajin Batik Jawa Timur (APBJ)   Ibu Putu Sulistiani tentang kerjasama kemitraan di Jakarta, Kamis (6/10). Kerjasama ini merupakan bentuk dukungan PG terhadap industri batik nasional.

 

Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan bahwa kerjasama dalam skema kemitraan ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap upaya pelestarian budaya dan mendorong kemajuan batik Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Maksud dan tujuan nota kesepahaman ini adalah para perajin batik yang tergabung dalam asosiasi bisa dijadikan mitra binaan PG berdasarkan rekomendasi Asosiasi Batik,” ujar Dirut PG Nugroho Christijanto dalam acara “Dialog Kekinian Batik Jawa Timur dan Pasar Batik Pamekasan Madura Sebagai Pasar Batik Terbesar” di Museum Nasional Jakarta.

Baca Juga :  Upaya Hijaukan Bumi FIFGROUP Pecahkan Rekor Muri Tanam Pohon Ketapang di 55 Titik Di Indonesia

 

Batik, lanjut Dirut PG Nugroho Christijanto, telah diakui oleh PBB melalui UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia asli dari Indonesia. Pengakuan dunia ini ditetapkan pada 2 Oktober 2009 dan langsung ditetapkan oleh pemerintah sebagai Hari Batik Nasional.

 

Semenjak itu, perkembangan batik di Indonesia semakin pesat dan sangat menggembirakan. Bahkan banyak desainer fashion dunia menggunakan batik sebagai bahan rancangan busana mereka.

Baca Juga :  1200 Buruh Gresik Ramaikan Harpekindo Di Sidoarjo

 

Melihat hal tersebut, pemerintah bersama berbagai pihak, termasuk swasta, bersatu padu untuk membentuk wadah pelaku industri batik untuk mengenalkan dan memasarkan produknya.

 

Oleh karena itu, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) dimana PG turut berkontribusi terhadap kemajuan di tanah air. Terlebih setiap daerah memiliki karakter dan corak batik yang berbeda-beda sehingga masing-masing mempunyai keunggulan dan daya tarik tersendiri.

 

“Harapan kami keunggulan dan daya tarik batik daerah ini dapat ditonjolkan sehingga bisa dilirik oleh pembeli, baik di dalam maupun luar negeri,” tutup Dirut PG Nugroho Christijanto. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Siswa Spemdalas Sabet Emas Anggar Tingkat Provinsi

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:35 WIB

Muhammadiyah Gresik

Inilah Cerpen Azza Alzena yang Mengukir Prestasi Nasional

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB