Jaksa Tuntut Ringan Pengemudi Bis Maut

- Editorial Team

Selasa, 18 Oktober 2016 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20161018_154956.jpg

Kabargresik.com  – Terdakwa Sutrisno Sugiarto (32) warga Desa Gurunanyar Kecamatan Cerme pengemudi bus maut yang menewas korban Ahmad Hilmi Hakim dituntut ringan oleh JPU Aris Fajar Yulianto.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam perkara ini Jaksa menuntut terdakwa dengan hukuman penjara hanya 5 bulan penjara. “Terdakwa terbukti atas kelalaiannya mengendarai bus yang mengakibatkan korban Ahmad Hilmi Hakim meninggal dunia. Terdakwa melanggar pasal 310 ayat (4) UU RI No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 5 bulan,” tegas Jaksa Aris saat membacakan tuntutan.

Baca Juga :  Ultras Galau Jadwal Kongres Bareng Final Piala Gubernur

 

Meskipun dalam tuntutan disebutkan bahwa keluarga korban telah memaafkan dan ada perdamian serta ada santunan dari terdakwa namun tuntutan itu nilai sangat ringan.

 

Sidang dengan Majelis Hakim yang diketuai Heriyanti akhirnya ditunda minggu depan dengan agenda putusan.

Baca Juga :  Banyi Mungil di Temukan di Ngipik

 

Seperti diberitakan, terdakwa diseret ke meja hijau karena kelalaiannya waktu mengendarai bus karyawan menabrak pengendara motor Honda Mega Pro hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

 

Waktu itu, terdakwa pengemudi bus dengan Nopol W 8032 UH melaju dengan kecepatan 80 km/jam dijalan raya Jati Rembe Benjeng.  Di duga mengantuk, sopir menabrak pengendara motor hingga mengakibatkan meninggal dunia. (Kim)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB