Filter Modernisasi Dengan Rijalul Ansor

- Editorial Team

Rabu, 19 Oktober 2016 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20161019_061829_759.jpg

Kabargresik.com – Ratusan kader dari Gerakan Pemuda Ansor kecamatan Dukun melaksanakan kegiatan bertajuk Rijalul ansor. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan pemuda NU untuk bergerak dalam hal positif, kegiatan ini di laksanakan di gedung majelis wakil cabang (MWC) NU Dukun desa Mojopetung. Selasa (18/10/2016).

Rangkaian kegiatan ini pula guna Memperingati hari santri Nasional dan tahun baru hijriyah 1438. Terlihat juga kader NU dari berbagai kecamatan, hadir di antaranya dari pimpinan cabang GP Ansor kabupaten Gresik dan Pimpinan anak cabang NU kecamatan Dukun

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Harun Al rasyid dalam sambutannya,  Gerakan pemuda Ansor bukan saatnya bangkit lagi tapi harus bergerak dalam  menghadapi modernitas. “Kita sebagai Kader NU di jaman Globalisasi bukan saatnya bangkit lagi tetapi harus bisa bergerak dalam ukhwah Islamiyah, ikut membangun bangsa dan kegiatan ini termasuk cara kami” ucap pimpinan anak cabang GP Ansor  Dukun.

Baca Juga :  PT Freeport Indonesia Dukung Transformasi Pendidikan di Era Society 5.0 di Gresik

Pemuda memang di tuntut bijak dalam segala aspek, bahkan dalam hal kehidupan maupun bermasyarakat. Karena pemuda bisa menjadi panutan ummat.

Senada dengan hal itu Bendahara umum GP ansor Gresik Aslakhul Alif juga menambahkan dalam sambutanya, bahwa gerakan pemuda ansor harus bisa jadi panutan dan mempunyai pegangan di era modernitas ini. “Membangkitkan pemuda dalam hal positif itu sangat di perlukan, dan melaksanakan program rijaul ansor adalah cara yang paling efektif untuk menggerakkan para pemuda untuk melakukal hal dalam kebaikan” ujar Dirut RS Fathma medika Manyar.

Baca Juga :  Konfercab Super Cepat Dan KH Khusnan Ali Terpilih Sebagai Ketua

Alif juga menambahkan bahwa kristenisasi dan narkoba yang semakin merajalela di Gresik, harus kita perangi bersama. Bahkan kristenisasi ini sudah mulai menjalar ke daerah utara Gresik. “Kami (GP ansor) dan juga gerakan pemuda Muhammadiyah berkomitmen bergerak untuk memerangi kristenisasi dan narkoba” tutupnya.

Sudah selayaknya pemuda harus bisa bijak menghadapi modernitas dan mempunyai tameng yang kuat untuk menghindari hal-hal yang negatif seperti narkoba dan lain sebagaianya. Wadah gerakan seperti GP ansor dan Pemuda muhammadiyah di harapkan bisa bersinergi untuk kemajuan pemuda. (Akmal/mg1/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Berita Terbaru