Besok Gresik Macet, Hati-hati Ada 120 Kuda Dijalan Raya

- Editorial Team

Rabu, 8 Maret 2017 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Rabu besok, dipastikan jalan di Gresik mengalami kemacetan. Karena jalanan akan dilalui kirab budaya Gresik dengan menyertakan 120 ekor kuda.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama Pemerintah, Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pengguna jalan di Gresik yang mengalami kemacetan. Karena kami sedang merayakan kirab budaya dalam Hari Ulang Tahun Gresik yang ke 430.” Pernyataan ini disampaikan Kepala Bagian Humas Suyono, Rabu (8/3/2016) disela mempersiapan acara kirab esok siang.

 

Seperti biasanya, kirab budaya diawali dengan sebuah fragmen sejarah yang mengisahkan penobatan Prabu Satmoto (Sunan Giri) di Masjid Sunan Giri (Kompleks Makam Sunan Giri). Setelah penobatan, selepas Sholat Duhur atau sekitar jam 13.00 wib, Prabu Satmoto yang diperankan oleh Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto akan dikirab menuju Pendopo Bupati Gresik. (sekitar Alun Alun Gresik).

Baca Juga :  51 KK Bukit Lengis Dapat Ganti Rumah Baru

 

Selain kendaraan kirab yang lain, ada 120 kuda yang akan meramaikan jalanan mulai dari Jalan Sunan Giri-Jalan Dokter Sutomo-Jalan Jaksa Agung Suprapto-Jalan Pahlawan- dan berakhir di alun-alun Gresik. Kuda-kuda itu selain sebagai penarik tiga kereta kencana yang dinaiki Bupati beserta Forkopimda. Kuda-kuda itu menjadi tunggangan para Camat.

 

“ada delapan belas kecamatan yang masing-masing kecamatan akan membawa enam ekor kuda. Selain dinaiki Camat, kuda-kuda itu ada juga yang dinaiki para Kepala Desa” tutur Suyono. Ditambahkan oleh Suyono, pada kirab besok ada tiga budaya daerah yang akan berpartisipasi pada acara kirab masing-masing dari Kabupaten Lamongan, Kabupaten Malang dan Kabupaten Kediri.

Baca Juga :  Voucher 200 Ribu Untuk Keluarga Isoter

 

Maksud diadakan acara yang setiap tahun dilaksanakan setiap merayakan hari jadi kota Gresik yaitu penobatan Prabu Satmoto dan kirab. “Penobatan Prabu Satmoto terjadi pada 9 Maret 1487, kejadian itulah yang direkontruksi kembali. Tujuannya, agar generasi yang sekarang lebih memahami sejarah berdirinya kota Gresik yang seiring dengan penobatan Prabu Satmoto atau Sunan Giri” papar Suyono. (sdm/J1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
DPRD Gresik Desak Usut Pungli UMKM di CFD
UMKM Keluhkan Dugaan Suap Pengelola CFD Gresik
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:20 WIB

DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025

Minggu, 30 November 2025 - 19:16 WIB

Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:18 WIB

komunitas

MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:59 WIB