APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

- Editorial Team

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan fokus anggaran tahun 2026 sepenuhnya diarahkan pada penguatan layanan dasar. Bupati Fandi Akhmad Yani menyebut APBD harus kembali menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“APBD 2026 harus benar-benar kembali kepada rakyat. Setiap rupiah anggaran akan diarahkan pada layanan dasar yang nyata, merata, dan tepat sasaran,” katanya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Gresik, Senin (2/12).

Penegasan itu menutup rangkaian laporan progres sejumlah program prioritas yang selama dua tahun terakhir menunjukkan capaian signifikan. Mulai peningkatan kualitas permukiman, penyediaan air bersih, pembangunan sarana pendidikan, hingga revitalisasi ruang publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percepatan Penanganan RTLH

Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Campurejo, Panceng, tercatat mengalami kemajuan. Dari total 43 unit yang ditingkatkan kualitasnya, 39 unit telah rampung. Sementara pembangunan rumah baru mencapai 50 unit dari target 102 unit.

Yani menegaskan komitmen pemerintah mempercepat penanganan kawasan permukiman kumuh.
“Pemkab menargetkan pemerataan bantuan RTLH hingga seluruh kecamatan, karena kawasan kumuh harus ditangani secara menyeluruh,” ujarnya.

Baca Juga :  Baju Daur Ulang Warnai Jambore UKS Gresik

Ia mengingatkan bahwa kekumuhan bukan hanya soal rumah rusak, tetapi menyangkut ketidakpastian status tanah, kurangnya sanitasi, dan minimnya akses air bersih.
“Program ini bukan sekadar soal anggaran, melainkan harapan masyarakat untuk memiliki rumah layak huni, kepastian hukum atas tanah, serta lingkungan yang aman dan sehat,” tambahnya.

Air Bersih Jadi Prioritas

Akses air bersih juga menjadi fokus. Reservoir baru di Kecamatan Duduksampeyan dan Kebomas telah dibangun untuk memperkuat distribusi air PDAM. Infrastruktur ini diharapkan menyelesaikan masalah kekurangan air di berbagai wilayah.

“Pembangunan reservoir baru ini merupakan langkah strategis untuk menjangkau rumah-rumah pelanggan. Dengan infrastruktur ini, layanan distribusi air bisa semakin merata,” jelas Yani.

Di Desa Raci Tengah, Sidayu, pembangunan prasarana air bersih juga dipercepat untuk mendukung pendirian Sekolah Rakyat Terintegrasi. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar di kawasan pendidikan nonformal ini tidak boleh diabaikan.

Baca Juga :  Perahu  Bantuan Rusak DKP Minta Perbaikan

“Pemkab telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan layanan air bersih berfungsi optimal sehingga fasilitas pendidikan nonformal dapat berjalan baik dan nyaman,” katanya.

Pusat Sains Baru untuk Edukasi Publik

Sarana literasi sains juga mendapat perhatian. Gresik Universal Science Center (GUS) di kompleks Islamic Center Balongpanggang telah memasuki tahap akhir. Fasilitas ini digagas sebagai pusat edukasi publik modern yang mudah diakses.

“Fasilitas ini kami rancang sebagai ruang edukasi publik yang interaktif, modern, dan mudah diakses. Harapannya, pusat sains ini mendorong minat anak-anak terhadap teknologi, penelitian, dan inovasi,” terangnya.

Ia menambahkan, GUS akan menjadi ruang kreatif masyarakat, termasuk museum yang menampilkan konten lokal berbasis teknologi.
“Museum yang menjadi bagian dari GUS akan menampilkan konten kearifan lokal dengan teknologi modern agar tetap menarik dan relevan bagi generasi masa kini,” pungkasnya. (Ad)

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Gresik Sahkan Tiga Perda Baru: Optimalisasi Aset & Layanan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:35 WIB

DPRD Gresik Sahkan Tiga Perda Baru: Optimalisasi Aset & Layanan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Pondok Ramadan MI Mutwo Tanamkan Semangat Belajar

Rabu, 11 Mar 2026 - 14:41 WIB

Muhammadiyah Gresik

Pawai Payung Meriahkan Pembagian Zakat PAUD Aisyiyah Bungah

Rabu, 11 Mar 2026 - 05:40 WIB

Muhammadiyah Gresik

Komandan KOKAM Cerme Ajak Jemput Lailatul Qadar

Selasa, 10 Mar 2026 - 11:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan

Selasa, 10 Mar 2026 - 02:37 WIB