Balai Desa Mangkrak Akibat Regulasi Berubah

- Editorial Team

Senin, 18 September 2017 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Miris, di Kabupaten Gresik tepatnya wilayah utara masih ada balai desa yang ditutupi dengan triplek dan kayu seadanya. Pemerintah desa Bangeran kecamatan Dukun terpaksa melakukannya, sebab balai desa yang dibangun dua tahun lalu tak kunjung usai diperbaiki.

Menurut kepala desa Bangeran Kecamatan Dukun Muhammad Habib, pihaknya terpaksa melakukan penutupan balai desa dengan triplek serta kayu seadanya untuk menghindari dari terik matahari dan hujan.

“karena balai desa tak kunjung usai. Ya terpaksa kami kantor di balai desa yang lama, karna balai desa lama sudah rusak kami terpaksa menutupnya dengan kayu dan triplek seadanya,” katanya kepada Kabargresik.com Sabtu (16/09)

Sampai saat ini, pemerintah desa Bangeran Dukun masih menggunakan balai desa yang lama walaupun sudah tidak layak huni. Terpantau, kantor yang digunakan untuk pelayanan masyarakat desa tersebut ditutupi dengan triplek, kayu dan seng bekas seadanya.

Sebenarnya, balai desa tersebut sudah diperbaiki pada tiga tahun lalu memakai dana desa. Namun, ketika terdapat regulasi baru yang berisi tentang pembangunan balai desa tidak boleh mengggunakan dana desa. Balai desa tersebut pembangunannya mangkrak.

Baca Juga :  TPP Guru Cair 3 Bulan

“Waktu itukan boleh jadi saya menggunakan pembangunan balai desa melalui dana desa, sekarang sudah tidak boleh”

Lebih lanjut Habib menyatakan pihaknya sudah melakukan pengajuan agar balai desa diteruskan pembangunannya memakai dana bantuan diluar dana desa.

Namun, dirinya sendiri belum mengetahui kapan balai desa tersebut akan diteruskan pembangunannya. “Sudah saya ajukan melalui dana Pokir dewan” tutup dia(Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Berita ini 97 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:53 WIB

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB