Bedanten Desa Tangguh Bencana Di Jatim 2019

- Editorial Team

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik sebagai desa tangguh bencana dengan kategori utama. Alasannya, desa Bedanten tersebut dinilai memiliki kemampuan mandiri dalam menghadapi potensi ancaman bencana.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim bersamaan dengan peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (12/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, salah satu desa kami, yakni Desa Bedanten, kecamatan Bungah mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Desa Tangguh Bencana,” ujar Wabup Qosim usai menerima penghargaan.

Baca Juga :  Ini Alasan Logis Kenapa Daerah Bungah Sering Terjadi Kematian Non Alami

Dirinya menjelaskan, tingkat keterlibatan masyarakat desa Bedanten dalam menghadapi potensi ancaman bencana serta penanggulangan terhadap bencana memang sangat tinggi.

“Kepedulian masyarakat sekitar dalam menghadapi potensi adanya bencana juga terlihat baik, mereka juga aktif terlibat dalam pelatihan penanggulangan bencana melalui mitigasi bencana,” ungkap Wabup.

Desa Bedanten tersebut memiliki potensi bencana banjir, karena lokasinya berada pada jalur aliran bengawan solo. Sehingga apabila terjadi luapan air Bengawan Solo, maka desa Bedanten akan terdampak.

Dalam proses mitigasi bencana, Kepala Desa Bedanten Abdul Majid menjelaskan, bahwa pihaknya dibantu warga setempat telah menyiapkan jalur evakuasi dan mempunyai lokasi yang dinilai aman untuk penanganan dan posko bencana.

Baca Juga :  Luapan Bengawan Solo Mulai Genangi Kec Bungah

“Untuk mitigasi bencana, warga setempat kami libatkan sebagai relawan, mereka juga pernah memperoleh pelatihan dari BPBD Gresik terkait dengan penanggulangan bencana. Untuk posko, kami menggunakan area SDN Bedanten dan Madrasah Aliyah karena di sana lokasinya cukup aman,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan Pemerintah Daerah juga dituangkan dalam upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan, utamanya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami turut berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang selalu memberikan support, baik berupa pelatihan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, bantuan logistik saat terjadinya bencana hingga motivasi kepada kami terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” kata Abdul Majid. (sik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar
Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 
Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik
Pemotor Meninggal usai Tabrak Truk di Driyorejo Gresik
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:08 WIB

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:40 WIB

Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:24 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:57 WIB

Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB