Catatan ‘Outing Class’ Berskala Internasional yang Diikuti Siswa SMK MATIG

- Editorial Team

Selasa, 27 Agustus 2024 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Girimu.comOuting class menjadi media efektif dan efisien dalam pembelajaran yang bukan didasarkan dari teori saja, tapi juga praktik di lapangan secara langsung. Ini merupakan metode belajar yang menyenangkan dengan mengajarkan kepada siswa untuk lebih dekat dengan alam dan lingkungan juga budaya yang ada dalam masyarakat.

Pembelajaran dalam program outing class bertujuan memberikan keterampilan dan keahlian dasar tertentu sebagai sarana menumbuhkan kreativitas siswa. Banyak sekolah yang melaksanakan outing class di bumi perkemahan (outbond), tempat bersejarah, industri dan lain sebagainya. Kali ini SMK Muhammadiyah 3 Gresik (MATIG) memilih untuk mengirimkan anak didiknya mengikuti outing class dalam kegiatan festival seni internasional yang bertempat di Pacitan, Jawa Timur, dengan tajuk Pelem Festival #5.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dua tahunan itu digelar sejak 2016 dengan menampilkan artis/seniman lokal, nasional, maupun internasional. Di antaranya dari Surabaya, Gresik, Bandung, Indramayu, Bali, Pacitan, Banyuwangi, Solo, Yogyakarta, juga Jakarta. Selain itu, ada seniman internasional, di antaranya dari Australia, Hongkong, dan Malaysia.

Siswa yang mengikuti outing class dalam kegiatan itu bertugas sebagai volunteer sekaligus berperan sebagai perfomance artist. Pelem Festival #5 tahun ini berlangsung pada 23-27 Juli 2024 lalu, bertempat di desa Pelem, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Outing class yang merupakan gabungan dari tiga mata pelajaran (mapel) sekaligus, yaitu Seni Budaya (yang diampu oleh Syams Arifin, SPd), DKV diampu oleh Rahma Febrianti, SPd, dan pelajaran PKK yang diampu oleh Yarkam, SE itu bertujuan mengasah kemampuan siswa di bidang manajemen, seni, video/fotografi, dan usaha di bidang seni.

Baca Juga :  ​Ijtihad di Kota Industri: Menakar Arah Baru dan Peran Muhammadiyah Gresik

Memang, itu semua di luar bidang ilmu kejuruan yang ditempuh anak didik. Namun, dengan bakat-minat serta kemampuan anak-anak di bidang seni, sayang sekali jika dibiarkan begitu saja. Maka dari itu, SMK MATIG ingin terus mengembangkan potensi anak didiknya sesuai bakat-minat yang dimiliki, salah satunya di bidang seni.

Muhammad Dafa Aprilianto, siswa kelas 11 jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), mengaku sangat antusias sekali mengikuti dan terlibat langsung dalam Pelem Festival. Alasannya, karena dari event itu dapat belajar ilmu kelistrikan di luar kelas dan yang dipelajari tentang kelistrikan lampu untuk kebutuhan pertunjukan/panggung. Menurutnya, sangat berbeda dengan apa yang didapatnya di sekolah. Bersama lighting designer profesional dari Yogya, Eko Sulkan, ia ikut andil dalam merangkai seluruh lighting yang dibutuhkan selama acara berlangsung.

Berbeda dengan Dafa, Alif Fachry Abdullah, siswa kelas 11 jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) mempunyai pengalaman tersendiri di bidang manajemen.

“Saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga buat diri saya baik dari hal-hal kecil maupun besar seperti, me-manage waktu dengan baik, menjalin komunikasi atau berkoordinasi dengan baik supaya tidak ada miskom dalam manajemen, mengerjakan sesuatu bersama-sama agar lebih cepat selesai,” ujarnya.

Baca Juga :  Fenomena Hijrah di Bulan Ramadan

Selain itu, ia juga bisa belajar tentang pelestarian kebudayaan kepada masyarakat dengan baik sampai pada mengemas acara berskala internasional dengan panitia yang rata-rata masih mahasiswa dan pelajar. Dan, hal yang terindah adalah ia bisa punya teman baru yang menganggap seperti keluarga sendiri.

Kesan lain juga disampaikan oleh Dwi Andika dan Davin Ardiansyah, siswa kelas 11 jurusan TITL. Mereka mengaku sangat senang saat berada di Pacitan, karena mendapat banyak kenalan dan teman baru, terlebih mengenal langsung seniman nasional dan internasional, seperti Tony Yap (Australia) dan Rithaudin Abdul Kadir (Malaysia).

Rangkaian acara yang mereka ikuti selain sebagai volunteer adalah beberapa workshop, di antaranya terkait tari Condong oleh Geviora (Bali), tari Topeng Srimpen, pembuatan batu bata, masak oleh Aziz Amri (Master Chef 7), tari oleh Bang Din (Malaysia), dan banyak lagi workshop lainnya.

Pada malam puncak Pelem Festival #5, siswa SMK MATIG ini juga tidak mau kalah dengan seniman-seniman lokal, nasional maupun internasional. Mereka turut menampilkan pertunjukan teater yang berjudul ALOK karya Syams Arifin. Sebuah pertunjukan teater yang menceritakan kasus bullying yang kerap terjadi di sekolah dan lingkungan mereka. Ini adalah kali kedua mereka menampilkan pertunjukan ini, setelah sebelumnya ditampilkan di UNESA pada peringatan Hari Teater Sedunia bulan april lalu. (*)

Kontributor: Syams Arifin

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua
Puncak MPLS Ramah, KB Aisyiyah 24 dan TK Aisyiyah 08 Melirang Gaungkan Peduli Lingkungan lewat Pawai Kostum Daur Ulang
Smamsatu Gresik Gelar Kuliah Tamu Prodistik ITS, Dorong Siswa Siapkan Karya dan Karier
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:56 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:55 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:54 WIB

Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:53 WIB

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:49 WIB

MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB