Eksplorasi ‘Doodle Art Monokrom’, Siswa TK ABA 49 Griya Kencana Unjuk Kreativitas

- Editorial Team

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 49 Griya Kencana Driyorejo, Gresik mengikuti kegiatan pembelajaran kreatif melalui eksplorasi doodle art monokrom pada Senin (26/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengembangkan imajinasi, kreativitas, serta kemampuan motorik halus anak sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anak–anak diajak menggambar doodle menggunakan garis dan bentuk sederhana, tanpa tambahan warna. Dengan hanya memanfaatkan pensil dan spidol hitam, siswa bebas mengekspresikan ide dan imajinasi mereka di atas kertas. Aktivitas ini memberikan pengalaman baru bagi anak–anak dalam memahami, bahwa karya seni tidak selalu harus berwarna, tetapi juga dapat menarik melalui permainan garis, pola, dan bentuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir sebagai guest teacher kali ini adalah Veronica Dwi Anggraeni, SPd, guru ekstrakurikuler Menggambar di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo. Ia menjelaskan, bahwa doodle art monokrom dipilih sebagai media pembelajaran, karena mampu melatih konsentrasi, ketelitian, serta kepercayaan diri anak.

Melalui doodle art, anak-anak belajar menuangkan ide secara bebas, tanpa takut salah. Mereka juga belajar mengontrol gerakan tangan dan mengembangkan daya imajinasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Waow ... Puluhan Siswa SD Almadany Lolos Semifinal Kompetisi Sains

Selama proses menggambar, siswa nampak antusias dan penuh semangat. Mereka membuat berbagai bentuk unikn seperti garis melengkung, pola geometris, hingga bentuk imajinatif yang lahir dari kreativitas masing–masing anak. Setiap karya yang dihasilkan memiliki ciri khas tersendiri, mencerminkan karakter dan cara berpikir anak.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung selama 1 jam di ruang kelas TK. Zulfa Islahul Mujtahidah, SPd, selaku guru kelas, membagikan selembar kertas HVS berukuran F4 kepada masing masing siswa.

“Siswa hanya menggunakan pensil, penghapus, dan spidol hitam saja. Peralatan yang cukup mudah disiapkan dalam kegiatan doodle art ini,” ucapnya.

Kegiatan doodle art monokrom ini juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya belajar menggambar, tetapi juga belajar bersabar, fokus, serta menghargai hasil karya sendiri dan teman-teman. Setelah selesai, Sebagian karya siswa dipajang di kelas sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan kreativitas mereka. Sebagian lagi dibawa pulang untuk ditunjukkan kepada orang tua.

“Mudah sekali membuat doodle art, tidak perlu diwarnai sudah bagus,”, celoteh Caca, salah satu siswa TK A, yang memiliki nama lengkap Salsabila Elmira Nur Ramadhani.

Baca Juga :  SMP Muhammadiyah 1 Gresik Luncurkan Logo Milad Ke-69, "Grow and Glow" Jadi Filosofi

Ia mantap menggoreskan spidol hitam yang dibawa dari rumah di atas kertas putih di hadapannya.

“Senang sekali belajar membuat doddle art di TK ABA 49 Griya Kencana. Sambil menggambar siswa bisa langsung saling bercerita tentang gambar doddle yang dibuatnya,”, tutur Veronica Anggaeni, SPd, sambil tersenyum.

Di akhir sesi, Veronica yang akrab disapa Kak Ica ini memberikan dua kotak coklat untuk dua siswa yang dinilai bagus dalam membuat doddle art.

“Ini hanya sebagai bentuk apresiasi saja agar siswa lebih semangat dalam berkarya terutama membuat doddle art,” imbuhnya saat diwawancarai Girimu.com.

Melalui kegiatan eksplorasi doodle art monokrom ini, TK ABA 49 Griya Kencana berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap seni sekaligus mengasah kemampuan berpikir kreatif sejak dini. Kegiatan ini menjadi bukti, bahwa pembelajaran yang sederhana, namun inovatif mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak–anak. (*)

Kontributor: Elisyah Susanty


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
MPLS KB dan TK Aisyiyah Wringinanom Ditutup dengan Keceriaan Fun Game Bersama Orang Tua
Puncak MPLS Ramah, KB Aisyiyah 24 dan TK Aisyiyah 08 Melirang Gaungkan Peduli Lingkungan lewat Pawai Kostum Daur Ulang
Smamsatu Gresik Gelar Kuliah Tamu Prodistik ITS, Dorong Siswa Siapkan Karya dan Karier
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:56 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:55 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:54 WIB

Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:53 WIB

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:51 WIB

Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari

Berita Terbaru

Suara Dewan

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:37 WIB