Freeport dan Antam Jalin Kemitraan Emas, Dorong Kemandirian Indonesia

- Editorial Team

Selasa, 12 November 2024 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Emas Murni 99,99% Ditujukan untuk Memenuhi Kebutuhan Pasar Domestik

Dalam upaya memperkuat industri pertambangan nasional dan mencapai kemandirian, PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) telah menjalin kerja sama strategis. Keduanya sepakat untuk melakukan transaksi jual beli emas dengan kadar kemurnian tinggi, yakni 99,99%.

Penandatanganan perjanjian ini disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, menandakan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif hilirisasi sektor pertambangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi yang Menguntungkan

Kemitraan ini tidak hanya menguntungkan kedua perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Dengan kapasitas produksi emas murni mencapai 50 ton per tahun, smelter PTFI yang baru beroperasi akan menjadi tulang punggung produksi emas domestik. Hal ini diproyeksikan akan:

  • Meningkatkan devisa negara: Ekspor emas dalam jumlah besar akan berkontribusi signifikan terhadap pendapatan negara.
  • Menciptakan lapangan kerja: Operasional smelter dan kegiatan penunjang lainnya akan membuka lapangan pekerjaan baru.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah: Aktivitas pertambangan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah sekitar.
  • Menstabilkan harga emas: Peningkatan pasokan emas domestik diharapkan dapat membantu menstabilkan harga emas di pasar dalam negeri.
Baca Juga :  Terminal Kargo Peluang Bisnis Baru Di Gresik

Fokus pada Pasar Domestik

Emas murni yang diproduksi oleh PTFI akan diserap oleh ANTAM untuk diolah lebih lanjut menjadi produk logam mulia yang memenuhi standar internasional. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor dan mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI, menyatakan bahwa produksi emas pertama dari PMR PTFI direncanakan pada minggu kedua Desember 2024. “Kami optimistis kemitraan ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Baca Juga :  PT SIG Berkontribusi Dalam Pelatihan Bisnis Terapan Untuk Pesantren

Sementara itu, Nico Kanter, Direktur Utama ANTAM, menegaskan bahwa sinergi dengan PTFI merupakan langkah strategis untuk memperkuat bisnis emas ANTAM. “Dengan pasokan emas yang stabil dari PTFI, kami dapat meningkatkan produksi logam mulia dan memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus bertumbuh,” kata Nico.

Kesimpulan

Kerja sama antara PTFI dan ANTAM dalam produksi emas murni merupakan tonggak penting dalam pengembangan industri pertambangan Indonesia. Kemitraan ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.



sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB