Gebyar Onthel, Pestanya Balong Tuwo

- Editorial Team

Minggu, 20 November 2016 - 01:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20161120_012243_604.jpg

Kabargresik.com – Ontelis, sebutan keren dari para penggemar sepeda tua ini datang dari hampir seluruh wilayah di Indonesia dan berkumpul di Wisma Semen Kota Gresik. Mereka menggowes langsung sepedanya dari masing-masing daerah menuju Kota Gresik untuk mengikuti serangkaian Hut PASEKGRES (Paguyuban Sepeda Kebo Gresik) (19/11).

Uniknya, peserta yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) ini menggunakan berbagai atribut layaknya zaman kerajaan dan penjajahan. Tidak sedikit mereka yang beratribut ala Bapak Proklamator RI Bung Karno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memperingati HUT PASEKGRES juga tak lain memperkenalkan pariwisata yang ada di Gresik. Hal ini juga dibenarkan oleh Sumandi selaku ketua panitia pelaksana, karena menurutnya peserta yang hadir berjumlah tiga ribu peserta dari berbagai kota lain seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Festival Nasi Krawu KWG 2025 di Wagos: Gratis 1.000 Porsi & Banjir Layanan

“Besok kita akan keliling kota Gresik, dengan sepada kebo yang menjadi ciri khas dari komunitas kita, peserta yang hadir juga banyak, dari Sumatra, Kalimantan Bali, dan beberapa kota besar lainya, tentu akan memperkenalkan pariwisata yang ada di Gresik,” katanya.

Komunitas sepeda kebo ini juga  pernah memecahkan Rekor Muri Rakornas terbanyak yang dihadiri tuju ribu peserta dan ngontel bareng di Gresik pada tahun 2014 lalu. Maka tak heran jika banyak para peserta yang ikut serta dalam meraimakan acara gebyar ngontel bareng ini.

Baca Juga :  Maulid Fair Untuk Maulid Nabi

Sumandi juga mengatakan untuk bergabung dalam komunitasnya juga tidak mudah, syarat pertamanya harus mempunyai speda kebo, itupun tidak harus sepeda tua. “Paling tua disini paling kisaran tahun 45-55, Kalau mau gabung silakan, yang penting punya sepeda kebo,” pungkasnya.

Pada acara itu juga dipamerkan sepeda tua dari tahun 1918 hingga tahun 1980. Di acara ini juga dijual sepeda ontel dengan berbagai jenis dan merek. Harganya mencapai taksiran Rp 10-20 juta. (Aam/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah
Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:04 WIB

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB