Gresik Boyong 5 Piala Adiwiyata

- Editorial Team

Selasa, 7 Juni 2011 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Gresik menerima Piala Adipura tingkat Nasional untuk yang ke 7 (tujuh) kalinya. Selain itu, Pemkab Gresik melalui 5 lembaga sekolah di Gresik juga memborong 5 (lima)piala Adiwiyata tingkat Nasional.

Benar-benar panen penghargaan, belum genap seminggu Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menerima 2 (dua) penghargaan Nasional. Setelah penghargaan K3. Kali ini, bertempat di Istana Negara Jakarta, Bupati Gresik menerima piala Adipura dari Presiden Susilo Bambang Yidhoyono, Senin (6/6).

Bersamaan dengan itu, sebanyak 5 piala Adiwiyata juga diserahkan kepada 5 kepala sekolah, masing-masing untuk SMP Negeri Kebomas 2 dan SMA Negeri I Wringinanom, keduanya mendapat Piala Adiwiyata Mandiri. Sedangkan 3 sekolah lainnya yaitu SDN Petrokimia Gresik, SMA Negeri I Manyar dan SMA Negeri I Driyorejo menerima piala Adiwiyata Anugerah lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentang diraihnya Adipura oleh Kabupaten Gresik yang sampai 7 kali berturut-turut. Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto melalui kabag Humas Andhy Hendro Wijaya mengatakan,”selama ini, Gresik komit dan berhasil menjaga kebersihan dan keindahan kota. Sebagai kota sedang, perkembangan kota Gresik juga diikuti dengan penataan kota dan penambahan ruang terbuka hijau. Penghutanan kota dengan mensinergikan program Pemkab Gresik dengan beberapa progra dari beberapa perusahaandi Gresik”.

Menurut Andhy, Mempertahankan dan meraih Adipura dalam 7 kali berturut-turut bagi kota industri seperti di Gresik, bukanlah suatu pekerjaan mudah. Perkembangan kaum urban yang disertai dengan pendirian perumahan warga membutuhkan tehnis khusus dan kerja keras untuk penataannya. Konsep-konsep yang ditrerapkan semuanya harus diarahkan pada kebersihan,keindahan dan berorientasi lingkungan yang sehat. Betapa sulitnya mengatur itu apalagi di Gresik berdiri sekitar 1500 perusahaan, baik kecil maupun besar.

Baca Juga :  Desa Asempapak Bangun Saluran Air Di Jalan Nasional Bolehkah, Ini Penjelasannya

Kriteria dalam penilaian Adipura sudah disusun sedemikian rupa, sehingga subyektifitas penilaian, ditekan sekecil mungkin. Penilaian didasarkan pada sejumlah komponen yang harus di beri bobot dan skor. Misalnya, pengoperasian TPA, kebersihan tempat-tempat umum dan ruang terbuka hijau, kebersihan pasar,terminal, sekolah, rumah sakit, perkantoran, perairan terbuka, pelabuhan, rumah sakit, puskesmas, penataan kota,pemukiman dan lain sebagainya. Masing-masing komponen dinilai berdasarkan beberapa unsur atau sub komponen. Tiap sub komponen dinilai dengan skor dari nilai terendah = 0 dan nilai tertinggi = 100.

Andhy merinci beberapa langkah kebijakan Bupati yang berorientasi Lingkungan yaitu, untuk kebijakan menghijaukan Gresik yaitu dengan mendukung Program Nasional One Billion Indonesia Trees (OBIT). Dalam program ini, Bupati Gresik memberikan hadiah sebagai insentip kepada para Kades dan Lurah yang berhasil mempertahankan pohon untuk tetap hidup dengan prosentase tertertinggi . Pengembangan 18 Kebun Bibit Rakyat (KBR) didesa-desa. Merealisasikan biaya tanam pohon untukpenanaman bibit yang diberikan Gratis oleh Pemerintah.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melonjak Bupati Yani Butuh Lokasi Karantina Baru

Tak hanya itu, Bupati juga bekerjasama dengan beberapa perusahaan di Gresik untuk membuat program pelestarian lingkungan. Pembuatan sumur-sumur resapan dan biopori di setiap perusahaan dan kantor. Program penghutanan kota dengan pohon pelindung dan pohon produktif. Bukan hanya itu Bupati Gresik juga membuat terobosan kebijakan dengan memanfaatkan dana Coorporate Social Responbility (CSR) untuk penataan kota dan perbaikan lingkungan.

Tentang Adiwiyata, setelah 2 sekolah yaitu SMP Negeri IV Gresik dan SMP Negeri I Kedamean yang berhasil menyabet Adiwiyata Mandiri pada tahun 2010 lalu, kini pada 2011 Piala Adiwiyata Mandiri berhasil diraih oleh SMP Negeri 2 Kebomas dan SMA Negeri I Wringinanom. Penghargaan ini diraih bila sekolah tersebut telah berhasil selama 3 tahun berturut-turut mempertahankan penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional.

Selain Adiwiya Mandiri, ada 3 sekolah lagi di Gresik yang berhasil menyabet Penghargaan Adiwiyata yaitu SDN Petrokimia Gresik, SMA Negeri I Manyar dan SMA Negeri I Driyorejo. Sebagai catatan bahwa sekolah yang berwawasan lingkungan dan telah berhasil meraih anugerah lingkungan Adiwiyata tersebut pada saatnya akan meraih juga Piala Adiwiyata Mandiri, pungkas Andhy. (sdm)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Siswa Spemdalas Sabet Emas Anggar Tingkat Provinsi

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:35 WIB

Muhammadiyah Gresik

Inilah Cerpen Azza Alzena yang Mengukir Prestasi Nasional

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB