Gresik, kabargresik.com – Tim bola voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) tak lagi menyimpan rahasia. Pada Selasa, 6 Januari 2026, mereka resmi meluncurkan skuad lengkap beserta jersey baru di Exhibition Hall Wisma Kebomas Petrokimia Gresik. Langkah ini menandai kesiapan penuh menyambut musim reguler Proliga 2026 yang kick-off pada 8 Januari mendatang.
Dua pemain asing menjadi sorotan utama. Oleksandra Bytsenko dari Ukraina dan Annie Mitchem dari Amerika Serikat sudah bergabung dalam latihan rutin. Bytsenko bukan nama baru; ia pernah masuk Best 5 Top Score di kompetisi Asia Tenggara, terakhir bermain di Filipina, dan membawa Jakarta Pertamina Fastron ke grand final Proliga 2023. Sementara Mitchem baru saja tampil gemilang di Liga Filipina dan memperkuat Jakarta Livin Mandiri pada Proliga 2025.
“Oleksandra Bytsenko memiliki pengalaman cukup baik di kompetisi Asia Tenggara, terakhir bermain di Filipina dan masuk Best 5 Top Score. Ia juga pernah membawa Jakarta Pertamina Fastron lolos ke grand final Proliga 2023,” kata Ketua Umum GPPI Iwan Febrianto usai acara peluncuran.
Menurut Iwan, perpaduan pemain asing, pemain nasional, dan talenta muda menjadi senjata utama tim musim ini. Di belakang lapangan, GPPI dipimpin pelatih kepala Alessandro Lodi dari Italia, didampingi Pedro Lilipaly dan Niko Dwi Purwanto. Pengalaman Lodi menangani klub-klub Asia diharapkan mempercepat adaptasi skuad.
Lodi sendiri tak muluk-muluk soal target. “Semua klub ingin juara, tetapi yang terpenting adalah bekerja keras dan membuat keputusan yang tepat di setiap laga,” ujarnya.
Senior Team Manager Haris Tunggul Uji Prasetya menegaskan bahwa pemilihan pelatih dan legiun asing dilakukan melalui proses seleksi ketat, sembari tetap mengkolaborasikan pemain muda dengan penggawa tim nasional.
Kapten tim Mediol Stiovany Yoku menambahkan, persiapan berjalan mulus meski beberapa pemain masih menjalani pemusatan latihan bersama tim nasional. “Komunikasi tim terjalin baik dan kami optimistis menghadapi Proliga 2026,” katanya.
GPPI akan menjadi salah satu dari tujuh tim putri yang bertarung di Proliga 2026. Musim reguler digelar di enam kota, dilanjutkan final four pada April, sebelum grand final digelar di Yogyakarta.
Editor : Akhmad Sutikhon











