HW Adakan Lomba Unik Merawat Jenazah

- Editorial Team

Sabtu, 11 Februari 2023 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Gresik mengadakan lomba unik yaitu merawat jenazah, kegiatan ini diikuti oleh 32 regu kepanduan penghela.

Lomba kepanduan dalam  menyemarakkan musyawarah daerah pimpinan daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ke-11 yang akan dihelat 18-19 Februari mendatang.

Lomba tata cara merawat jenazah terdiri dari memandikan, mengkafani dan menshalatkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyak peserta yang merasa was-was saat mengikuti lomba, selain kegiatan ini baru pertama dilakukan oleh peserta mereka juga membayangkan tentang kematian.

Muhammad Ar Rafi siswa kelas 4 SMA Muhammadiyah 4 Sidayu mangaku grogi saat proses pemandian jenazah yang menggunakan boneka sebagai pengganti jenazah.

“Saat memandikan jenazah tadi saya kepikiran tentang kematian, sehingga agak gugup” ujar Ar Rafi usai mengikuti lomba di mushola bukit pendil Bungah Gresik, Sabtu (11/2/2023).

Namun Ar Rafi mengatakan kegiatan yang dia ikuti sangat berguna dan menyenangkan, selain merupakan pengalaman pertama bagi dirinya, mengikuti lomba merawat jenazah merupakan pelajaran terbaik untuk dirinya dan teman-temannya, karena dia yakin kegiatan lomba tersebut sangat bermanfaat untuk dirinya sebagai generasi muda yang akan menggantikan orangtuanya yang saat ini sudah biasa merawat jenazah.

Baca Juga :  Gembleng Karakter Siswa, SMP Muhammadiyah 7 Cerme Gembleng Gelar Training Centre Darul Arqom dan Pondok Ramadan

“Saya yakin lomba ini sebagai model regenerasi dalam merawat jenazah di masyarakat, dan kami buktikan anak millenial juga bisa melakukan hal-hal yang tidak biasa” tegas Ar Rafi.

Sementara itu juri lomba H M Maftuh mengatakan bahwa kwalitas peserta sangat bagus.
“Dari evaluasi kepesertaan saya melihat kualitas peserta sangat bagus mereka mampu melakukan proses perawatan jenazah secara runtun dan tepat saya awalnya ragu apakah mereka bisa cekatan ternyata saya melihat hampir semua peserta bisa melakukannya dengan baik dan ini sebuah kemajuan bagi kaum milenial bahwa mereka juga bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah mereka pikirkan yaitu merawat jenazah” jelas Maftuh yang juga bendahara pimpinan daerah Muhammadiyah kabupaten Gresik.

Baca Juga :  GU Berharap Gol Lawan Semen Padang

Maftuh berharap para generasi milenial ini bisa teridentifikasi didaerahnya sebagai generasi yang nantinya bisa menggantikan orangtuanya yang saat ini biasa melakukan perawatan jenazah di daerah masing-masing.
“Ini bagus, mereka yang ikut lomba ini bisa terpantau oleh daerahnya, seperti pihak desa untuk bisa diikutkan dalam kegiatan perawatan jenazah” ujar Maftuh.

Sebelumnya, Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Gresik menggelar Perkemahan Besar Pandu Pengenal dan Penghela. Kegiatan untuk menyambut Musyawarah daerah (Musyda) Ke- 11 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Gresik ini dibuka, Jumat (10/2/2023).

Kegiatan diikuti oleh 24 qobilah SD/MI, 16 qobilah SMP/MTS, dan 14 qobilah SMA/Madrasah Aliyah/SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Acara yang digelar di Bumi Perkemahan Gunung Pendil Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini diikuti 1026 siswa.

Selain lomba merawat jenazah gelaran perkemahan besar HW tersebut juga mengadakan lomba baris-berbaris, pionering dan lomba inovasi siswa (*)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Muwri Gembleng Karakter di Lapangan Hijau: Perkemahan ‘Kemahiran’ Siap Kobarkan Semangat HUT RI ke-81
Gus Ipul di Gresik: Sentuhan Disiplin TNI-Polri untuk Anak-anak Paling Rentan
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Suntik Visi Global Guru: Nurul Islam Siapkan Pasukan Pendidikan Modern Jelang MPLS 2026
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:49 WIB

SD Muwri Gembleng Karakter di Lapangan Hijau: Perkemahan ‘Kemahiran’ Siap Kobarkan Semangat HUT RI ke-81

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Gus Ipul di Gresik: Sentuhan Disiplin TNI-Polri untuk Anak-anak Paling Rentan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB