Ini Kisah Ketua MUI Balongpanggang Terjebak Di Ritual Pernikahan Manusia Dan Kambing

- Editorial Team

Selasa, 7 Juni 2022 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suasana klarifikasi pihak penyeleanggara ritual pernikahan manusia dengan kambing yang dihadiri kepala desa Jogodalu, Camat Benjeng dan Ketua MUI Benjeng dan Balongpanggang. (foto: Istimewah)

suasana klarifikasi pihak penyeleanggara ritual pernikahan manusia dengan kambing yang dihadiri kepala desa Jogodalu, Camat Benjeng dan Ketua MUI Benjeng dan Balongpanggang. (foto: Istimewah)

Tidak hanya anggota DPRD yang hadir dalam pernikahan kambing dengan manusia di desa Jogodalu kecamatan Bejeng Gresik seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN 2) Gresik Ahmad Hishol Muttaqin yang juga ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan Balongpanggang juga hadir dalam ritual tersebut. Namun dirinya mengaku kena jebakan (Prank) oleh penyelenggara acara.

Bagaimana seorang ulama hingga terjebak dalam ritual tersebut berikut liputan Kabargresik.com 

Ahmad Hishol Muttaqin awalnya mendapatkan undangan dari anggota dewan dari fraksi Nasdem Nur Hudi Didin Arianto yang juga pemilik Pesanggrahan Kramat Ki Ageng desa Jogodalu kecamatan Benjeng melalui pesan video.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“saya kapasitas undangan tidak tahu apa-apa maunya tidak datang akan tetapi ada yang jemput” ujar  Hishol yang disampaikan melalui pesan Whatsapp.

Guru madrasah Aliyah negeri 2 Gresik ini merasa hatinya tidak tenang saat tiba di lokasi acara dan menurut pengakuannya dia ingin segera pulang namun tidak membawa kendaraan sendiri akhirnya dia bertahan di lokasi acara.
“Andai saat itu saya bawa mobil sendiri saya pulang” keluhnya, Selasa (7/6/2022).

Ahmad Hishol Muttaqin (qopyah putih) ketua MUI Balongpanggang Gresik saat menghadiri ritual pernikahan manusia dengan kambing di desa Jogodalu Benjeng Gresik. (Foto: istimewah)

Hishol hadir di lokasi acara karena dijemput Abah soleh pemilik Sera group.

Menurut pengakuan ketua MUI Balongpanggang ini, dia sudah berusaha mengingatkan Nur Hudi Didin Arianto selaku pemilik Pesanggrahan untuk tidak menggunakan simbol-simbol agama dalam ritual tersebut.

Baca Juga :  Berkas Korupsi PNPM Sudah P21

“Jangan pakai simbol-simbol agama atau yang lain nanti berbahaya” terang Hishol.

Namun saat itu Hudi meyakinkan kepada Hishol bahwa kegiatan itu tidak ada hubungannya dengan agama tapi hanya untuk konten sosial media saja.

Masih menurut pengakuan Hishol, setelah dia memberikan saran kepada Hudi lalu dia menepi dari acara dan kumpul bersama undangan yang lain, jarak dari lokasi ritual dengan tamu undangan sekitar 10 meter.

Terkait dengan peristiwa ritual pernikahan manusia dengan kambing di desa Jogodalu kecamatan Benjeng yang di dalamnya ada guru MAN 2 Gresik, pihak Kemenag Gresik akan memanggil untuk melakukan klarifikasi.

“Kita sudah melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan, dan yang bersangkutan merasa dirinya kena prank saat di lokasi acara tersebut, karena sebenarnya dia tidak ingin datang, namun karena ada yang menjemput sehingga dia akhirnya berangkat ke lokasi acara” jelas Kepala Kemenag Gresik Sahid, Selasa 7/6/2022..

Kemenag Gresik juga menurunkan tim yang terdiri dari tiga orang untuk melakukan investigasi terkait dengan ritual yang terjadi di desa jogodalu kecamatan benjeng tersebut.

Anggota tim tersebut diantaranya Kasi Bimas H. Abdul Ghofar, didampingi H. Zaini Rosyad Kepala KUA Kecamatan Benjeng dan Imam Chanafi Perwakilan Penyuluh Agama Kabupaten Gresik.

Baca Juga :  Uang Ngopi Ditafsir Bonus Prestasi

Hasil temuan tim investigasi dari Kemenag Gresik diantaranya,  Tim investigasi dari Kemenag Gresik  iitemui Kasi Kesra Desa Jogodalu, Yai Masruri dan  Agung selaku Sekdes Jogodalu di Balai Desa.

Tim investigasi Kemenag Gresik  menuju Tempat dilaksanakan “Pernikahan Manusia dengan Kambing” di Pesanggrahan Keramat Pimpinan Nur Hudi yang merupakan salah satu Anggota DPR Partai Nasdem.

Di lokasi bekas ritual tersebut tim dari Kemenag Gresik bertemu beberapa warga termasuk orang tua Pemilik Pesanggrahan bernama Hanafi Al azhar dan istrinya.

Dari hasil wawancara lapangan yang dilakukan oleh tim investigasi Kemenag Gresik para undangan menyatakan banyak yang kena prank,

“Para undangan banyak yang mengira sebagai Undangan Pernikahan normal hingga banyak yang bawa amplop untuk buwuh, sehingga kecelik tidak tahu kalau akan ada “Pernikahan Manusia dengan Kambing”. Setelah tahu banyak yang balik kanan.” Jelas  Sahid.

Hasil temuan di lapangan saat melakukan investigasi dan bertanya kepada orang-orang yang ada di sekeliling Pesanggrahan semua menyatakan hanya untuk konten belaka. “Katanya itu hanya untuk Viral-viralan, atau Konten Candaan, mengingat mereka punya Perkumpulan bernama MOI (Media Online Indonesia)” ujar Sahid dalam pesan Whatsapp.

Menurut syahid timnya tidak bisa menemui  “manten” maupun pimpinan MOI karena tidak berada di tempat. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota
Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Festival Menjadi Gresik Berakhir: Sudakah Terbaca Kebudayaan Kota

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB