IT Juga Dapat Menjadi Ancaman Negara

- Editorial Team

Rabu, 17 Oktober 2018 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.comKepala Kantor Perwakilan Kementerian Pertahanan Jawa Timur, Brigjen TNI (Mar) Suhono menyatakan, selain berpengaruh positif, kemajuan teknologi informasi juga dapat menjadi ancaman bagi masyarakat dan negara apabila tidak dikelola dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini disampaikan Suhono saat memberi sambutan pada seminar penanganan ancaman non militer yang berlangsung di Ruang rapat Puteri Mijil Komplek Pendopo Bupati Gresik, Rabu (17/10/2018).

Acara yang dihadiri sekitar 100 orang peserta terdiri dari sejumlah Kyai, Ulama, Pimpinan Ormas, serta beberapa anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gresik.

Baca Juga :  Gresik Sinergi Posko Lembaga Amil Bantu PPKM Darurat Di Gresik

Lebih jauh Suhono menjelaskan, beberapa kemajuan TI yaitu munculnya berbagai aplikasi berbasis data yang mendorong kemajuan di berbagai bidang.

“Coba saja kita lihat saat ini berbagai aplikasi bisnis, transportasi sangat mudah kita mengunduh dan menggunakan. Ada Gojek, tokopedia, Lazada. Beberapa aplikasi lain yang banyak memberikan kemudahan kita dalam berkomunikasi cukup hanya dalam satu genggaman” tandasnya.

Dia mengungkapkan berbagai kemajuan TI ini diibaratkan sedang berlangsung perang yang tidak mengenal batas wilayah negara, namun efeknya sangat berpengaruh terhadap perekonomian, budaya, politik TI dan keselamatan umum.

Baca Juga :  IBI Dana Persalinan dirasa kurang

“Saat ini saya mengajak agar sedini mungkin kita membentengi diri dengan memperkuat wawasan kebangsaan untuk mencegah tumbuhnya faham radikalisme, terorisme, konflik horizontal dan segala bentuk kejahatan yang merusak sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara” tandasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Indah Sofiana yang hadir mewakili Bupati Gresik berharap agar melalui seminar ini ada kesamaan pandang dan tindakan antara penyelenggaraan pertahanan negara dalam menghadapi ancaman non militer.

“ Mari kita Bersama-sama untuk bertanggungjawab dan berpartisipasi langsung dalam menghadapi ancaman non militer sesuai perundangan yang ada” tandasnya. (Sip)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
DCKPKP Gresik Paparkan Capaian Pembangunan Sepanjang 2025
Gresik Siapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Belajar dari Semarang
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Senin, 15 Desember 2025 - 15:33 WIB

160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 22:26 WIB

APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:22 WIB

Muhammadiyah Gresik

Lomba Mewarnai Damar Kurung, Cara SD Almadany Ajak Generasi Muda Berbudaya

Rabu, 25 Feb 2026 - 17:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

MUI Gelar Safari Romadhan Perdana

Rabu, 25 Feb 2026 - 08:01 WIB

Muhammadiyah Gresik

TAQWA Ramadan Smamsatu Gresik, Teguhkan Harkat Muslimah Berkemajuan

Selasa, 24 Feb 2026 - 23:00 WIB

Advertorial

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:52 WIB