Jelang 100 Hari Nawakarsa, Pemkab Gresik Fokus Layanan Publik hingga Penguatan Ekonomi Kerakyatan

- Editorial Team

Rabu, 16 April 2025 - 02:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan jargon Gresik Baru yang Lebih Maju melalui pelaksanaan Program 100 Hari Nawakarsa. Program ini merupakan aksi nyata yang langsung menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari digitalisasi pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif, Pemkab Gresik juga bergerak cepat melakukan konsolidasi internal, reformasi sistem, dan pendekatan berbasis empati. Melalui semangat Nawakarsa, Gresik berharap mampu menampilkan wajah baru yang progresif dan berpihak kepada rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Asluchul Alif mengemukakan, program 100 hari perrtama ini merupakan bukti konkret kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Meski demikian, ia buru-buru menegaskan, program itu bukanlah sebatas klaim keberhasilan.

“100 hari ini bukan tentang cepat-cepat mengklaim keberhasilan. Ini tentang membuktikan, bahwa pemerintah hadir dengan nurani dan niat baik. Kami menanam semangat perubahan yang akan tumbuh menjadi masa depan yang lebih adil dan sejahtera,” ujar Wabup Alif, Selasa (15/4/2025).

Menurutnya, 100 hari pertama hanyalah awal perjuangan mewujudkan Gresik Baru yang Lebih Maju. Ia katakan, benih perubahan telah ditanam, yakni pemerintahan yang responsif, layanan publik yang inklusif, ekonomi kerakyatan yang tangguh, dan lingkungan yang lestari. Karena itu, lanjutnya, Gresik kini hadir dengan wajah baru: muda, tanggap, dan terus bergerak maju.

Dijelaskan, transformasi sistem pemerintahan menjadi langkah awal, salah satunya dengan mengintegrasikan 46 OPD ke dalam Gresik Integrated Smart System. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Gresik Tuntas untuk menjamin pelayanan publik yang cepat, efisien, dan berbasis data.

Baca Juga :  Urun Rembug Pilrek UMG Periode 2025-2029

Program-program jemput bola seperti PAK DALANG KEPASAR, Anjangsana, serta kolaborasi SIGAP antara Dispendukcapil dan Pengadilan Agama menjadi bukti konkret reformasi birokrasi di lapangan.

Di sektor pendidikan kependudukan, program SETIA diterapkan untuk membangun kesadaran tertib dokumen sejak usia sekolah. Sementara dalam kerangka Gresik Seger, berbagai program perlindungan sosial dilaksanakan dengan pendekatan empatik, di antaranya distribusi ribuan paket sembako untuk nelayan yang tidak dapat melaut, bantuan sosial untuk janda miskin, marbot, guru ngaji, anak yatim, hingga pelaksanaan PKH Inklusif bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Program Bela Beli memperkuat sektor UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha, sertifikasi produk, dan pendaftaran merek. Di sisi pembangunan fisik, strategi Gresik Mapan diwujudkan melalui normalisasi Kali Lamong sepanjang 3,1 km, serta perbaikan tanggul di tujuh titik kritis.

Peningkatan konektivitas infrastrktur akan dilakukan melalui pembangunan jalan-jalan tematik berkualitas beton, yang kini memasuki tahap lelang. Gresik Mapan juga memperkuat ketahanan keluarga melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan pembangunan Taman Asuh Ramah dan Sayang Anak (Tarasya).

Pada bagian lain, melalui strategi Gresik Agropolitan, para petani terdampak banjir memperoleh bantuan benih dan pupuk yang saat ini tengah dalam proses pengadaan. Inovasi pertanian juga hadir lewat Pameran Nasional Giri Kedaton Bonsai yang memadukan budaya lokal dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  IPM Kids SD Muwri Gelar Pemeriksaan Kuku Siswa

Strategi Gresik Gema Karya menunjukkan hasil signifikan lewat partisipasi 70 perusahaan dalam kanal Gresik Kerja, pelatihan bersertifikat nasional, serta job fair mini yang mempertemukan puluhan profesi dengan pencari kerja, khususnya di wilayah selatan Gresik.

Sektor pendidikan juga menjadi fokus utama dalam strategi Gresik Cemerlang. Insentif diberikan kepada lebih dari 4.000 guru swasta dari jenjang SD hingga SMP, beasiswa produktif bagi 125 mahasiswa berprestasi, serta program HTM (Hatiku Padamu) yang menyediakan layanan antar-jemput bagi 100 siswa penyandang disabilitas, didukung oleh 129 guru pendamping.

Di sektor kesehatan, Gresik Sehati memperkuat layanan dengan akreditasi fasilitas kesehatan dan peluncuran Rumah Sakit Gresik Sehat (RSGS), pelatihan 1.300 kader Posyandu, serta pengembangan Puskesmas rawat inap.

Sementara penanggulangan stunting dilakukan melalui aplikasi GUS dan pendampingan terhadap 171 balita. Bahkan, skrining terhadap 6.100 pasien terduga TBC berhasil melampaui target awal sebanyak 5.000 pasien.

Strategi Gresik Barokah memperkuat aspek budaya dan sosial melalui penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Daerah dan pemberian bantuan hukum bagi warga kurang mampu. Dalam semangat Pesona Gresik, pelestarian lingkungan pesisir diwujudkan melalui pembangunan Pasar Apung, Pusat Restorasi dan Edukasi Mangrove, serta penanaman ribuan bibit mangrove dan pohon produktif. (har)


Post Views: 8

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bidikan Presisi Sang Pendatang Baru, SD Al Islam Cerme Borong 9 Medali di Smamda Surabaya Cup 2026
‘Word of Mouth’ vs Media Sosial: Mana Pilihan Orang Tua?
Spemutu Gresik Sukses Gelar ‘Try Out’ TKA Hari Pertama
Dihadiri Stafsus Mendikdasmen, Silatnas ke-6 Berikan Penguatan Semangat dan Komitmen Insan Pendidikan 
Eksplorasi ‘Doodle Art Monokrom’, Siswa TK ABA 49 Griya Kencana Unjuk Kreativitas
Jadi Bagian dari SIKAP, Smala Dukung Program Ketahanan Pangan
Peduli Tumbuh Kembang Siswa, SD Mudri Hadirkan Konselor PLPK SMAMIO
SMK Muhammadiyah 5 Gresik Berpartisipasi dalam Kegiatan SIKAP Serentak Se-Jawa Timur melalui Penyemaian Bibit
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:44 WIB

Bidikan Presisi Sang Pendatang Baru, SD Al Islam Cerme Borong 9 Medali di Smamda Surabaya Cup 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 03:43 WIB

‘Word of Mouth’ vs Media Sosial: Mana Pilihan Orang Tua?

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:42 WIB

Spemutu Gresik Sukses Gelar ‘Try Out’ TKA Hari Pertama

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:41 WIB

Dihadiri Stafsus Mendikdasmen, Silatnas ke-6 Berikan Penguatan Semangat dan Komitmen Insan Pendidikan 

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:40 WIB

Eksplorasi ‘Doodle Art Monokrom’, Siswa TK ABA 49 Griya Kencana Unjuk Kreativitas

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

‘Word of Mouth’ vs Media Sosial: Mana Pilihan Orang Tua?

Rabu, 28 Jan 2026 - 03:43 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spemutu Gresik Sukses Gelar ‘Try Out’ TKA Hari Pertama

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:42 WIB