Kawasan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ambles akibat tergerus air yang dipicu tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, area jogging track Stadion Gejos itu ditutup sementara. Petugas menutup area tersebut menggunakan garis polisi demi keamanan warga. Kondisi tersebut terekam ponsel warga hingga viral di media sosial.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi, mengatakan curah hujan yang tinggi membuat aliran air tumpah ke kawasan Stadion Gejos, tepatnya di area jogging track. Area itu terputus berjarak dua meter dari batas bangunan utama Stadion Gejos.
“Panjang longsoran diperkirakan mencapai sekitar 70 meter, dengan tinggi longsor kurang lebih 4 meter dan lebar sekitar 15 meter,” kata Sukardi, saat dikonfirmasi Minggu (4/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sukardi menyampaikan, dampak ambles kawasan tersebut memutus jalur jogging track Stadion Gejos. Ia menyebut, kejadian itu diduga terjadi sejak Sabtu (3/1/2026). Petugas keamanan stadion baru mengetahui kondisi tersebut saat melakukan patroli rutin.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.
Meski demikian, BPBD Gresik memberikan sejumlah rekomendasi teknis untuk mencegah longsor susulan. “Saat ini kondisi tanah masih labil dan longsoran mulai mendekati area stadion,” ungkap Sukardi.
Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Gresik telah memasang garis pembatas atau BPBD line di sekitar lokasi longsor. Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, area jogging track masih ditutup sementara demi keselamatan pengunjung, sementara aktivitas di area utama stadion tetap berjalan Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Ambles Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Ambles Akibat Tergerus Air Hujan
Gresik – Kawasan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ambles akibat tergerus air yang dipicu tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, area jogging track Stadion Gejos itu ditutup sementara. Petugas menutup area tersebut menggunakan garis polisi demi keamanan warga. Kondisi tersebut terekam ponsel warga hingga viral di media sosial.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi, mengatakan curah hujan yang tinggi membuat aliran air tumpah ke kawasan Stadion Gejos, tepatnya di area jogging track. Area itu terputus berjarak dua meter dari batas bangunan utama Stadion Gejos.
“Panjang longsoran diperkirakan mencapai sekitar 70 meter, dengan tinggi longsor kurang lebih 4 meter dan lebar sekitar 15 meter,” kata Sukardi, saat dikonfirmasi Minggu (4/12/2025).
Sukardi menyampaikan, dampak ambles kawasan tersebut memutus jalur jogging track Stadion Gejos. Ia menyebut, kejadian itu diduga terjadi sejak Sabtu (3/1/2026). Petugas keamanan stadion baru mengetahui kondisi tersebut saat melakukan patroli rutin.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.
Meski demikian, BPBD Gresik memberikan sejumlah rekomendasi teknis untuk mencegah longsor susulan. “Saat ini kondisi tanah masih labil dan longsoran mulai mendekati area stadion,” ungkap Sukardi.
Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Gresik telah memasang garis pembatas atau BPBD line di sekitar lokasi longsor. Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, area jogging track masih ditutup sementara demi keselamatan pengunjung, sementara aktivitas di area utama stadion tetap berjalan normal karena tidak terdampak langsung. Tergerus Air Hujan
Gresik – Kawasan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ambles akibat tergerus air yang dipicu tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, area jogging track Stadion Gejos itu ditutup sementara. Petugas menutup area tersebut menggunakan garis polisi demi keamanan warga. Kondisi tersebut terekam ponsel warga hingga viral di media sosial.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi, mengatakan curah hujan yang tinggi membuat aliran air tumpah ke kawasan Stadion Gejos, tepatnya di area jogging track. Area itu terputus berjarak dua meter dari batas bangunan utama Stadion Gejos.
“Panjang longsoran diperkirakan mencapai sekitar 70 meter, dengan tinggi longsor kurang lebih 4 meter dan lebar sekitar 15 meter,” kata Sukardi, saat dikonfirmasi Minggu (4/12/2025).
Sukardi menyampaikan, dampak ambles kawasan tersebut memutus jalur jogging track Stadion Gejos. Ia menyebut, kejadian itu diduga terjadi sejak Sabtu (3/1/2026). Petugas keamanan stadion baru mengetahui kondisi tersebut saat melakukan patroli rutin.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa.
Meski demikian, BPBD Gresik memberikan sejumlah rekomendasi teknis untuk mencegah longsor susulan. “Saat ini kondisi tanah masih labil dan longsoran mulai mendekati area stadion,” ungkap Sukardi.
Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Gresik telah memasang garis pembatas atau BPBD line di sekitar lokasi longsor. Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, area jogging track masih ditutup sementara demi keselamatan pengunjung, sementara aktivitas di area utama stadion tetap berjalan normal karena tidak terdampak langsung. karena tidak terdampak langsung.
Editor : Tiko











