Kabar Gresik – Kebakaran melanda area tumpukan belerang di PT Seirama Makin Sejahtera, Jalan Raya Sumengko KM 30.7, Kecamatan Wringinanom, Sabtu (16/8/2025) siang. Peristiwa ini sempat membuat panik karyawan dan security pabrik sebelum akhirnya dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik.
Api pertama kali muncul sekitar pukul 13.26 WIB akibat korsleting listrik. Karena tidak segera diketahui, api cepat membesar hingga security pabrik melaporkannya kepada manajemen perusahaan. Selanjutnya, pihak perusahaan meminta bantuan Damkar Gresik.
Perwira Piket Damkar Gresik, Bakti Darmawan, mengatakan tim pemadam tiba di lokasi pukul 13.40 WIB dengan dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai. “Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga pukul 19.05 WIB, mengingat belerang yang terbakar menghasilkan asap pekat yang menyulitkan petugas,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat kejadian ini, dua petugas Damkar Pos Driyorejo, yakni Jumiadi dan Rio Ramantika, mengalami sesak napas karena terpapar asap belerang. Keduanya segera mendapatkan penanganan medis dengan bantuan ambulans dari Puskesmas Wringinanom, RS Petro, dan Puskesmas Kesamben Kulon.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Untuk kerugian materiil masih dalam penyelidikan kepolisian.
Dalam operasi pemadaman, unsur yang terlibat antara lain Damkar Pos Driyorejo, Pos Kota, Polsek Wringinanom, BPBD Gresik, serta tenaga medis dari tiga fasilitas kesehatan.
“Kendala utama yang kami hadapi adalah asap pekat dari belerang terbakar, yang membuat personel kesulitan saat melakukan pembasahan. Namun, berkat sinergi semua pihak, api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan,” pungkas Bakti.
Berdasarkan catatan Damkar Gresik, hingga pertengahan Agustus 2025 telah terjadi 29 kasus kebakaran dan 46 kali operasi penyelamatan di wilayah Kabupaten Gresik.
Editor : Tiko











