Komisi D Akan Panggil Kepsek SMPN 4

- Editorial Team

Jumat, 28 November 2014 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Komisi D DPRD Gresik merespon  dugaan pengutan liar (pungli) Rp600.000 persiswa di SMP Negeri 4 Gresik. Komisi yang membidangi kesejahtraan rakyat (kesra) itu akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kepala SMP Negeri 4 Gresik.

Ketua Komisi D DPRD Gresik Ruspandi mengatakan, pungutan yang dipakai untuk pembangunan fisik sekolah tidak dibenarkan. Karena, pihak sekolah dapat mengajukan ke APBD, bukan membebani wali murid.

“Karena itu, kami akan segera memanggil Kepala Disdik dan Kepala SMP Negeri 4 Gresik untuk klarifikasi atas pungutan yang terjadi,” ujar kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diberitakan, SMP Negeri 4 Gresik diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada wali murid Rp600.000 persiswa. Pungli itu dibebankan kepada 284 siswa Kelas VII. Dana tersebut dalihnya untuk menunjang K-13 (kurikulum 2013). Diantaranya dipakai untuk membangun kamar mandi, tandon air dan membeli monitor untuk kelas.

Baca Juga :  Dinilai Rusak Cagar Budaya Pembangunan Islamic Centre Diprotes Warga

Sedangkan 280 lebih siswa Kelas VIII dibebankan biaya studi tour atau rekreasi. Sementara untuk Kelas IX yang jumlahnya mencapai 280 lebih dibebankan menanggung biaya psikotes.

Tarikan tersebut disampaikan Kepala SMP Negeri 4 Gresik HM Bisri saat pertemuan wali kurid yang berbarengan penerimaan rapor akhir pekan kemarin. Tanpa mendapat persetujuan, pihak sekolah langsung membebankan dana pembangunan kamar mandi, tandon air dan monitor.

Ruspandi menegaskan, pihaknya memang tidak ingin gegabah meminta pihak SMP Negeri 4 mengembalikan uang Rp600.000 yang sudah terlanjur dibayarkan. Namun, pihaknya ingin mendapat penjelasan Kepala SMP Negeri 4 HM Bisri dan Kadisdik M Nadlif.

“Kalau memang ada kesalahan dan kuat unsur pungutannya kami minta dikembalikan. Makanya, kami panggil dulu pekan depan untuk menjelaskan,” tukas dia.

Baca Juga :  Ribuan TKI Asal Gresik Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

Sebaliknya, Kepala SMP Negeri 4 Gresik HM Bisri menjelaskan, bila pungutan tersebut memang untuk pembangunan kamar mandi, tandon air dan monitor kepals VII. Karena memang kondisi kamar mandi dan tando air sudah tidak layak.

“Uang hasil tarikan ini rencananya bakal digunakan untuk membangun WC lama yang kondisinya sudah tidak layak. Selain itu, tarikan ini juga untuk menunjang pelaksanaan K-13 yang baru saja diberlakukan,” tukasnya.

Dijelaskan, terkait dengan pemaksaan pembayaran, pihaknya kembali membantah. Sebab, untuk wali murid yang tidak mampu tidak dipaksa untuk membayar. Bahkan, pihaknya memberikesempatan wali murid mencicil berapa kalipun tidak masalah.

“Kalau tidak mampu juga kami perhatikan,” elaknya.(sik)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik
Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar
Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 
Angin Puting Beliung Porak-porandakan 2 Rumah di Gresik
Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:49 WIB

Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:08 WIB

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:40 WIB

Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:24 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Panceng Gresik 

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:18 WIB

komunitas

MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:59 WIB