Korban Banjir Langkat Butuh Hunian Mendesak

- Editorial Team

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Kebutuhan hunian layak bagi para penyintas banjir bandang di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, hingga kini masih jauh dari tercukupi. Di tengah sulitnya akses dan terbatasnya pasokan air bersih, ribuan warga bertahan dengan kondisi serba darurat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah lembaga relawan mulai menyalurkan bantuan air bersih. Namun volume kebutuhan jauh lebih besar dibanding kemampuan distribusi. Banyak sumber air masih keruh dan tidak layak konsumsi.

 

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Langkat, Aswan Saukani Siregar, menyebut perhatian publik lebih banyak tersedot ke wilayah Aceh, padahal Langkat juga dilanda kerusakan parah.

“Masyarakat fokus ke Aceh karena ekspos di media sosial lebih besar. Padahal Langkat juga parah, masih ada wilayah yang belum bisa diakses,” ujar Aswan, Jumat malam (12/12/2025).

Baca Juga :  Melek Teknologi Modern, SMK Muhammadiyah 5 Gresik Manfaatkan Drone untuk Pemberian Nutrisi Tanaman

 

Salah satu wilayah yang masih terisolasi adalah Sekoci Besitang. Untuk masuk ke daerah itu, relawan harus menempuh jalur sungai dengan biaya tinggi.

“Kalau kami mau asesmen ke sana, sekali jalan biaya naik perahu bisa 400 sampai 500 ribu,” katanya.

 

Kondisi para penyintas pun memprihatinkan. Banyak rumah hanyut diterjang banjir, membuat warga kehilangan tempat tinggal.

“Saat ini banyak penyintas memakai plastik seadanya untuk tempat tinggal,” jelas Aswan.

Sementara itu layanan kesehatan dari MDMC Jawa Timur terus menambah luasan layanan, informasi dari pos Koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Langkat, tim kesehatan sudah melayani Peyintas banjir Tanjungpura, Babalan dan Pematang Cengal.

Baca Juga :  Siswa SMK Muhammadiyah 5 Gresik Raih Juara I LKS Bidang Agronomi, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi

“Kami akan terus perluas layanan, terutama kesehatan di beberapa titik yang belum tersentuh layanan kesehatan agar kesehatan warga terdampak bisa terjaga, saat ini kami dibantu tim dari RS Muhammadiyah Lamongan” ujar Jarot Setiawan ketua PPS Koordinasi PDM Langkat.

Pos Koordinasi PDM Langkat akan terus menambah tim kesehatan untuk membantu warga diantaranya dari RSU Muhammadiyah Sumut.

Data terbaru menunjukkan skala kerusakan di Langkat sangat besar: 437.480 warga terdampak, 19.434 jiwa mengungsi, 13 warga meninggal, 17 ribu ternak mati, dan 10 ribu rumah rusak. Total 16 kecamatan, 142 desa, dan 27 kelurahan terendam banjir bandang.


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban
Rawat Spirit Ramadan, Ketua PDM Thoha Mahsun Ajak PCM Bungah Akselerasi Dakwah Berkemajuan
Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,
Rihlah Asrama SBS Spemdalas; Segarkan Jiwa, Menguatkan Karakter
Belajar Sejarah Langsung, Siswa Spemupat Kunjungi Museum Sunan Giri
Konsultasi Hasil Belajar Digelar Hangat di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik
Rayakan Usai PSAJ, Siswa SD Almadany Bikin Es Buah
SMK Muhammadiyah 5 Gresik Tuan Rumah Halal Bihalal dan Pelatihan Entrepreneur Foskam
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:14 WIB

Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban

Senin, 13 April 2026 - 07:13 WIB

Rawat Spirit Ramadan, Ketua PDM Thoha Mahsun Ajak PCM Bungah Akselerasi Dakwah Berkemajuan

Minggu, 12 April 2026 - 22:11 WIB

Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,

Minggu, 12 April 2026 - 13:10 WIB

Rihlah Asrama SBS Spemdalas; Segarkan Jiwa, Menguatkan Karakter

Minggu, 12 April 2026 - 04:09 WIB

Belajar Sejarah Langsung, Siswa Spemupat Kunjungi Museum Sunan Giri

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban

Senin, 13 Apr 2026 - 16:14 WIB

Muhammadiyah Gresik

Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:11 WIB

Muhammadiyah Gresik

Rihlah Asrama SBS Spemdalas; Segarkan Jiwa, Menguatkan Karakter

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:10 WIB

Muhammadiyah Gresik

Belajar Sejarah Langsung, Siswa Spemupat Kunjungi Museum Sunan Giri

Minggu, 12 Apr 2026 - 04:09 WIB